Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Ciamis, Kamis 16 April 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Melalui tangan terampil para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Berlian, masyarakat berhasil memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tiga komoditas utama kebutuhan dapur: bawang merah, cabai rawit, dan tomat.
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Program ketahanan pangan yang digagas Pemerintah Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, kini membuahkan hasil nyata. Melalui tangan terampil para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Berlian, masyarakat berhasil memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tiga komoditas utama kebutuhan dapur: bawang merah, cabai rawit, dan tomat.
Kepala Desa Jalatrang, Dadi Haryadi, menjelaskan bahwa ide program ini berawal dari survei kebutuhan dasar masyarakat. Berdasarkan data, dari sekitar 1.000 rumah di Desa Jalatrang, sedikitnya Rp72 juta per bulan keluar hanya untuk membeli tiga bahan dapur tersebut.
“Dari situ kami berpikir, bagaimana caranya agar masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk membeli bawang merah, cabai rawit, dan tomat. Maka lahirlah program ketahanan pangan berbasis pekarangan rumah,” ujar Dadi, Senin (13/10/2025).
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa menyalurkan 20 polybag berisi bibit bawang merah, cabai rawit, dan tomat kepada setiap rumah tangga penerima. Dari total 2.100 rumah di Jalatrang, sebanyak 1.000 rumah telah menerima bantuan tahap pertama.
Kini, hasil program mulai terlihat nyata. Sebagian warga sudah melakukan panen pertama dan kembali menanam untuk kebutuhan selanjutnya.
“Sekarang sudah banyak warga yang bisa langsung memenuhi kebutuhan dapurnya dari halaman rumah sendiri. Belum sampai tahap bisnis, tapi minimal sudah bisa menekan pengeluaran rumah tangga,” kata Dadi.
Program yang berjalan sejak tahun 2023 ini tidak hanya menghasilkan panen, tetapi juga membawa perubahan pola pikir masyarakat.
“Kita butuh waktu untuk mengubah mindset warga. Tapi sekarang mereka sudah sadar pentingnya memanfaatkan pekarangan, dan itu luar biasa,” tambahnya.
Panen dilakukan secara mandiri oleh setiap keluarga tanpa acara panen raya. Sebagian hasil panen dikonsumsi, sebagian lagi ditanam ulang agar ketersediaan bahan dapur tetap berkelanjutan.
“Mudah-mudahan langkah kecil ini bisa terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi desa lain. Karena ketahanan pangan itu dimulai dari rumah,” tutur Dadi.
Sementara itu, Ketua KWT Berlian, Aam Amirah, mengatakan pihaknya menjadi mitra penyedia bibit sekaligus pelaksana teknis di lapangan.
“Kami yang menyemai dan mendistribusikan bibitnya ke masyarakat,” jelas Aam.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini turut didukung oleh Sekolah Lapang Pertanian yang dibiayai dari Dana Desa. Melalui kegiatan ini, warga mendapatkan pelatihan langsung dari penyuluh pertanian mengenai teknik menanam, perawatan tanaman, hingga cara panen yang benar.
“Ilmunya diberikan lengkap, jadi warga tidak hanya menanam, tapi juga tahu bagaimana merawat tanaman dengan baik,” ungkapnya.
Hasilnya pun menggembirakan. Beberapa warga telah memanen bawang merah hingga satu ons, sementara hasil tomat cukup untuk memenuhi kebutuhan dapur harian. Bahkan sebagian warga mulai menjual hasil panen mereka ke pasar atau kepada pengunjung yang datang langsung untuk membeli.
“Selain dari bantuan desa, warga kini sudah terbiasa menanam di pekarangan. Ada yang hasilnya dijual, ada juga yang dikonsumsi sendiri,” ujar Aam.
Dengan semangat gotong royong dan kemandirian, Desa Jalatrang kini menjadi contoh sukses penerapan program ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang efektif dan berkelanjutan di tingkat desa.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Petugas UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani gangguan satwa liar. Kali ini, petugas berhasil mengevakuasi seekor biawak berukuran cukup besar yang menyelinap ke area atap rumah warga di wilayah Panoongan, Kabupaten Ciamis, Rabu (15/4/2026).
Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Pasirjaya, Desa Andapraja, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (14/4/2026) malam.