Ikuti Kami :

Disarankan:

Jawab Keresahan ASN, Sekda Kota Tasikmalaya Minta Maaf dan Pastikan THR Cair Bertahap

Rabu, 18 Maret 2026 | 12:27 WIB
Watermark
Jawab Keresahan ASN, Sekda Kota Tasikmalaya Minta Maaf dan Pastikan THR Cair Bertahap.

Setelah sempat menjadi sorotan tajam di media sosial, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait polemik Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Drs. H. Asep Goparullah, M.Pd., pemerintah memastikan tengah berupaya maksimal memenuhi hak para pegawai di tengah kendala fiskal yang melanda.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Setelah sempat menjadi sorotan tajam di media sosial, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait polemik Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Drs. H. Asep Goparullah, M.Pd., pemerintah memastikan tengah berupaya maksimal memenuhi hak para pegawai di tengah kendala fiskal yang melanda.

Dalam keterangannya pada Rabu (17/3/2026) siang, Asep Goparullah selaku pimpinan tertinggi ASN di lingkungan Pemkot Tasikmalaya, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan yang terjadi. Ia mengakui adanya hambatan pada arus kas (cash flow) internal yang menyebabkan pencairan tidak bisa dilakukan secara serentak.

"Kami memastikan bahwa pemenuhan hak THR bagi para ASN tetap menjadi prioritas. Meskipun terdapat keterlambatan, Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus berupaya maksimal agar seluruh kewajiban dapat terpenuhi dan diharapkan dapat selesai di bulan April 2026," tegas Asep.

Asep menjelaskan bahwa proses penyaluran dana THR saat ini sudah mulai berjalan. Namun, karena keterbatasan anggaran, prosesnya dilakukan secara bergilir. Prioritas penyaluran mencakup seluruh elemen pegawai, mulai dari ASN di perangkat daerah, tenaga kesehatan (nakes), hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Hingga saat ini proses penyaluran THR tengah dilakukan secara bertahap kepada para pegawai. Kami terus berkoordinasi agar proses ini bisa dipercepat," tambahnya.

Langkah klarifikasi ini muncul setelah unggahan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, mengenai peninjauan arus mudik di Terminal Indihiang, "digeruduk" ratusan komentar dari para ASN, khususnya nakes. Keresahan nakes memuncak karena mereka harus tetap bersiaga melayani masyarakat selama libur Lebaran, namun kepastian hak keuangan mereka sempat menggantung.

Bahkan, aksi para ASN yang menandai akun Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di kolom komentar Instagram Wali Kota sempat viral dan menjadi perbincangan hangat masyarakat. Keluhan mengenai minimnya komunikasi pimpinan daerah menjadi poin utama yang disuarakan para abdi negara tersebut.

Dengan adanya pernyataan resmi dari Sekda ini, diharapkan tensi ketegangan di internal pemerintahan dapat mereda. Pemkot Tasikmalaya kini berfokus pada strategi percepatan anggaran agar seluruh hak pegawai, terutama bagi mereka yang bertugas di garda terdepan pelayanan publik, dapat segera terealisasi sebelum hari kemenangan tiba.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement