Ikuti Kami :

Disarankan:

Jelang Ramadhan, Harga Ayam dan Telur di Pasar Banjar Mulai Naik

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:33 WIB
Watermark
Jelang Ramadhan, Harga Ayam dan Telur di Pasar Banjar Mulai Naik. Foto: NewsTasikmalaya.com/Budiana Martin

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, mulai mengalami kenaikan.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, mulai mengalami kenaikan. Komoditas yang paling terasa lonjakannya adalah ayam potong dan telur ayam ras, sementara sebagian bahan pangan lainnya masih relatif stabil.

Berdasarkan pantauan di Pasar Banjar, harga ayam potong kini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, naik cukup signifikan dibandingkan pekan sebelumnya yang masih di angka Rp32.000 per kilogram.

“Harga ayam sekarang Rp40 ribu per kilo. Minggu lalu masih Rp32 ribu. Hampir setiap hari ada kenaikan,” ujar Nina, salah seorang pedagang ayam, Selasa (10/2/2026).

Tak hanya ayam, harga telur ayam ras juga ikut merangkak naik. Feri, pedagang telur di Pasar Banjar, menyebutkan harga telur eceran saat ini telah menyentuh Rp31.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp27.000 per kilogram.

“Kenaikan mulai terasa sejak sepekan lalu. Untuk pembeli memang belum terlalu ramai, tapi biasanya kalau sudah masuk Ramadhan permintaan pasti naik,” ungkapnya.

Selain ayam dan telur, harga daging sapi juga mengalami kenaikan tipis, dari Rp125.000 menjadi Rp130.000 per kilogram. Meski kenaikannya tidak signifikan, kondisi ini tetap menjadi perhatian masyarakat menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar, sejumlah komoditas pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras medium tetap bertahan di angka Rp12.500 per kilogram. 

Untuk komoditas cabai, cabai rawit hijau berada di harga Rp68.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah justru mengalami penurunan dari Rp90.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Bawang merah masih bertahan di kisaran Rp80.000 per kilogram.

Adapun minyak goreng curah tercatat naik tipis dari Rp20.000 menjadi Rp21.000 per kilogram, sementara gula pasir stabil di harga Rp17.500 per kilogram.

Pedagang dan konsumen berharap pemerintah daerah dapat melakukan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diikuti lonjakan permintaan bahan pangan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement