Ikuti Kami :

Disarankan:

Jembatan Cirahong Jadi Jalur Alternatif Favorit Pemotor Saat Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 | 10:23 WIB
Jembatan Cirahong Jadi Jalur Alternatif Favorit Pemotor Saat Lebaran
Jembatan Cirahong Jadi Jalur Alternatif Favorit Pemotor Saat Lebaran. Foto: Febrian Libelvalen.

Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan warga untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Di tengah meningkatnya mobilitas tersebut, jalur alternatif menjadi pilihan utama, salah satunya Jembatan Cirahong di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan warga untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Di tengah meningkatnya mobilitas tersebut, jalur alternatif menjadi pilihan utama, salah satunya Jembatan Cirahong di perbatasan Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sejak Minggu (22/3/2026), ribuan pengendara sepeda motor memadati jembatan peninggalan zaman Belanda tersebut. Jembatan yang menghubungkan Ciamis dengan wilayah Manonjaya, Tasikmalaya, ini menjadi jalur favorit karena dinilai mampu memangkas waktu tempuh secara signifikan.

Meski harus menghadapi antrean panjang akibat sistem buka-tutup, para pengendara tetap memilih melintas di jembatan sepanjang sekitar 200 meter tersebut. Selain faktor efisiensi waktu, daya tarik lain datang dari panorama Sungai Citanduy yang membentang di bawahnya, menjadikan lokasi ini juga kerap dimanfaatkan untuk berswafoto.

Salah seorang pengendara, Shella, mengaku rutin melintasi jalur tersebut setiap Lebaran saat hendak bersilaturahmi ke keluarganya di Salopa, Tasikmalaya. Ia menilai jalur ini jauh lebih praktis dibandingkan rute utama.

“Saya dari Ciamis mau ke Salopa Tasikmalaya. Setiap lebaran memang suka lewat sini karena waktu tempuhnya yang cepat dibandingkan harus lewat jalur perkotaan,” ujar Shella.

Ia juga menambahkan, suasana perjalanan melalui Jembatan Cirahong memberikan pengalaman tersendiri.

“Selain itu lewat sini juga udaranya sejuk, kemudian bisa lihat jembatan Cirahong yang gagah untuk jadi latar belakang berswafoto,” katanya.

Peningkatan volume kendaraan pada momen Lebaran ini dibenarkan oleh petugas penjaga jembatan, Abdul Kodir. Ia menyebut peningkatan arus lalu lintas sudah menjadi tren tahunan seiring tradisi silaturahmi masyarakat.

“Ada peningkatan tentu karena momennya Lebaran, setiap tahunnya pasti banyak sekali kendaraan yang melintas dari Ciamis menuju Tasikmalaya maupun sebaliknya,” ungkap Abdul Kodir.

Ia memperkirakan, kepadatan kendaraan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. 

“Prediksi lonjakan kendaraan ini biasanya akan terus bertambah hingga beberapa hari ke depan,” tambahnya.

Menariknya, para pengendara yang melintas di Jembatan Cirahong tidak dikenakan biaya. Namun demikian, sejumlah warga secara sukarela memberikan uang berkisar antara Rp1.000 hingga Rp2.000.

Dana tersebut, menurut pengelola setempat, akan digunakan secara swadaya untuk perawatan jembatan, khususnya pada bagian lantai kayu agar tetap aman dilintasi.

Dengan kombinasi efisiensi waktu, nilai historis, serta panorama alam yang memikat, Jembatan Cirahong terus menjadi primadona jalur alternatif saat arus silaturahmi Lebaran di wilayah Priangan Timur.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement