Ikuti Kami :

Disarankan:

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jaga Barang Bawaan

Sabtu, 29 November 2025 | 09:49 WIB
KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jaga Barang Bawaan
KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jaga Barang Bawaan. Foto: Istimewa.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengingatkan para pelanggan agar lebih memperhatikan keamanan barang pribadi saat berada di area stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api.

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengingatkan para pelanggan agar lebih memperhatikan keamanan barang pribadi saat berada di area stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa pengawasan terhadap barang bawaan merupakan tanggung jawab setiap pelanggan.

"Kami terus mengingatkan agar pelanggan selalu waspada dan tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan, baik di ruanng tunggu, peron, maupun di dalam kereta. Kewaspadaan pelanggan menjadi bagian penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman," ujar Kuswardojo, Sabtu (29/11/2025) pagi.

Ia juga meminta pelanggan memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk menempatkan barang secara tertib, seperti rak bagasi atau ruang penyimpanan di bagian atas tempat duduk. Selain itu, pelanggan diimbau tidak membawa barang berlebihan yang berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang lain.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI telah menyediakan layanan Lost and Found sebagai bentuk pelayanan bagi pelanggan yang kehilangan barang.

"Layanan ini bertujuan memberikan bantuan bagi pelanggan yang kehilangan baeang di area stasiun maupun di dalam kereta," ujarnya.

Selama periode Januari hingga Oktober 2025, KAI Daop 2 Bandung mencatat sebanyak 2.805 barang tertinggal berhasil diamankan. Nilai taksiran seluruh temuan tersebut mencapai Rp 1.488.126.287.

"Apabila pelanggan menemukan barang tertinggal atau kehilangan barang, agar segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat di stasiun atau kondektur di dalam kereta," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement