Ikuti Kami :

Disarankan:

KAI Daop 2 Bandung Siagakan 345 Ribu Kursi dan 778 Personel Keamanan demi Lebaran Nyaman Bersama

Jumat, 13 Maret 2026 | 20:42 WIB
KAI Daop 2 Bandung Siagakan 345 Ribu Kursi dan 778 Personel Keamanan demi Lebaran Nyaman Bersama
KAI Daop 2 Bandung Siagakan 345 Ribu Kursi dan 778 Personel Keamanan demi Lebaran Nyaman Bersama.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung resmi memulai masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Direktur PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata, di Halaman Stasiun Bandung, Jumat (13/3/2026).

BANDUNG, NewsTasikmalaya.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung resmi memulai masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Direktur PT KAI, Awan Hermawan Purwadinata, di Halaman Stasiun Bandung, Jumat (13/3/2026).

Masa posko tahun ini ditetapkan selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan komitmen menghadirkan perjalanan yang selamat, nyaman, dan tepat waktu.

Pada periode ini, Daop 2 Bandung menyediakan total kapasitas 345.840 tempat duduk (rata-rata 15.720 per hari) melalui 28 perjalanan KA setiap harinya. Hingga 12 Maret 2026, antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi:

 * Tiket Terjual: 233.872 tiket (67,6% dari total kapasitas).

 * Tiket Promo: 54.462 tiket diskon 30% telah ludes terjual.

 * KA Favorit: KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong–Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, dan KA Harina.

Sarana dan Prasarana Ekstra

Guna mendukung operasional yang andal, KAI mengerahkan kekuatan penuh di lini sarana dan petugas lapangan:

 * Armada: 31 lokomotif, 241 kereta, dan 4 trainset KRDE yang telah melalui proses ramp check.

 * Petugas Ekstra: 154 personel tambahan (Pemeriksa jalur, Penjaga perlintasan, dan Petugas Daerah Pantauan Khusus).

 * Layanan Pelanggan: 14 Customer Service Mobile disiagakan di Stasiun Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya.

KAI memastikan sterilisasi dan kenyamanan penumpang melalui penempatan 778 personel keamanan (Polsuska, Security, TNI-Polri) serta penyediaan 12 posko kesehatan yang dilengkapi dokter, paramedis, ambulans, hingga alat pacu jantung otomatis (AED). Untuk mempercepat proses masuk stasiun, teknologi Face Recognition telah dioptimalkan di Stasiun Bandung dan Kiaracondong.

Menyadari potensi cuaca yang tidak menentu, KAI memetakan 55 titik daerah pantauan khusus (Dapsus), yang mencakup area rawan longsor, banjir, jembatan rawan, dan tanah labil. Sarana cadangan juga telah ditempatkan di titik strategis untuk penanganan cepat jika terjadi kendala operasional.

"Seluruh insan KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan dapat berlangsung selamat dan tepat waktu. Kami mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun demi kelancaran bersama," pungkas Awan Hermawan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement