Ikuti Kami :

Disarankan:

Kapolres Tasikmalaya Dukung Pembinaan Atlet Muda Muaythai: Ajak Remaja Berprestasi Lewat Olahraga Beladiri

Minggu, 27 Juli 2025 | 16:31 WIB
Kapolres Tasikmalaya Dukung Pembinaan Atlet Muda Muaythai: Ajak Remaja Berprestasi Lewat Olahraga Beladiri
Kapolres Tasikmalaya Dukung Pembinaan Atlet Muda Muaythai: Ajak Remaja Berprestasi Lewat Olahraga Beladiri.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan dukungannya terhadap pembinaan olahraga Muaythai di Kabupaten Tasikmalaya. Ia menilai, Muaythai bukan hanya sekadar cabang olahraga beladiri, tetapi juga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan dukungannya terhadap pembinaan olahraga Muaythai di Kabupaten Tasikmalaya. Ia menilai, Muaythai bukan hanya sekadar cabang olahraga beladiri, tetapi juga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.

Hal tersebut disampaikan Haris saat membuka kegiatan Sparing Day di Sekretariat Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Jalan Raya Cikunir, Kecamatan Singaparna, Minggu (27/7/2025).

“Saya datang ke sini bukan hanya karena diundang, melainkan atas kemauan saya sendiri karena memang saya senang dengan olahraga beladiri ini. Dimana sebelumnya, pada saat saya menjalani pendidikan beberapa waktu lalu, olahraga saya adalah Muaythai,” ujar Haris.

“Saya berharap generasi muda dan anak remaja di Kabupaten Tasikmalaya giat dan banyak yang bergabung di sini, sehingga bisa meraih prestasi dan juga menjadikan sebuah kegiatan yang sangat positif,” sambungnya.

Namun demikian, Haris juga mengingatkan pentingnya pembentukan karakter dan pengendalian diri para atlet muda. Ia menekankan bahwa latihan beladiri harus dibarengi dengan pembinaan mental dan spiritual.

“Harus lebih rendah hati, karena berbeda sekali ketika seorang yang giat berlatih dan sama sekali tidak memiliki dasar beladiri. Bisa fatal akibatnya jika terjadi perkelahian, makanya selain fisik saya berpesan juga kepada para pengurus agar menjaga mental dan spiritual dari anak-anak yang dididik di sini,” katanya.

Di internal Polres Tasikmalaya sendiri, kata Haris, terdapat kegiatan olahraga beladiri Mix Martial Arts (MMA), dan pihaknya membuka peluang kerja sama dengan Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini bertujuan agar para personel, terutama yang masih muda, tetap bugar dan prima dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Tasikmalaya, Nana Sumarna, yang juga merupakan pendiri Pasundan Muaythai Academy, menyampaikan harapannya agar Muaythai Kabupaten Tasikmalaya kembali berjaya dalam kompetisi tingkat provinsi.

“Harapan saya minimal satu medali emas bisa diraih oleh anak-anak ini, sehingga mengembalikan kejayaan Muaythai Kabupaten Tasikmalaya pada Porprov Jabar 2018 silam dengan perolehan satu medali emas,” ujar Nana.

Ketua Umum Pengcab Muaythai Kabupaten Tasikmalaya, Adi Septian Nugraha, menambahkan bahwa kegiatan latih tanding telah dua kali digelar dalam tahun ini. Sebelumnya dilakukan bersama Pengcab Muaythai Kota Tasikmalaya, dan kali ini bersama Pengcab Kabupaten Ciamis.

“Agenda ini hanya berupa latihan gabungan, latih tanding tujuannya untuk mengukur kemampuan anak-anak yang akan diberangkatkan ke Kejurprov dan BK Porprov Jabar tahun ini. Mudah-mudahan saja hasilnya maksimal sesuai dengan yang diharapkan,” pungkas Adi.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement