Ikuti Kami :

Disarankan:

Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI di Kota Tasikmalaya, Jangkau Ratusan PPKS dan Kelompok Rentan

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27 WIB
Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI di Kota Tasikmalaya, Jangkau Ratusan PPKS dan Kelompok Rentan
Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI di Kota Tasikmalaya, Jangkau Ratusan PPKS dan Kelompok Rentan.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menghadiri penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang digelar di Gedung Juang Kota Tasikmalaya, Senin (30/3/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menghadiri penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang digelar di Gedung Juang Kota Tasikmalaya, Senin (30/3/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kemensos RI, perwakilan DPD RI, serta Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya. Kehadiran tokoh publik seperti Alfiansyah (Komeng) juga memberikan dukungan moral bagi para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Diky Chandra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap warga Kota Tasikmalaya. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi stimulan bagi peningkatan kesejahteraan sosial di wilayahnya.

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini, mampu meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan sosial di Kota Tasikmalaya," ujar Diky.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya, Endang, merinci bahwa total penerima manfaat dalam program ini mencapai 490 orang. Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

"Penyaluran ini terdiri dari nutrisi untuk 169 orang, sarana kamar bagi 479 orang, peralatan dapur untuk 222 orang, perlengkapan kebersihan diri bagi 301 orang, serta alat sekolah untuk 138 orang," jelas Endang.

Tak hanya bantuan fisik, Kemensos juga memberikan dukungan bagi keberlanjutan pendidikan dan kemandirian ekonomi. Tercatat ada bantuan untuk tunggakan sekolah bagi lima orang, serta modal kewirausahaan bagi 30 orang dari kalangan disabilitas dan kelompok rentan.

Endang menjelaskan, penanganan PPKS di Kota Tasikmalaya saat ini dilakukan melalui kolaborasi anggaran pusat (APBN) dan daerah (APBD). Melalui APBN, sebanyak 217 PPKS telah ditangani, sementara APBD menjangkau hingga 690 PPKS yang meliputi kategori anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Pemerintah Kota Tasikmalaya berkomitmen memastikan bantuan tepat sasaran melalui penguatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala.

"Pemutakhiran data dilakukan setiap tiga bulan melalui sistem SIKS-NG oleh operator di tingkat kelurahan. Ini kunci agar data tetap akurat dan sesuai kondisi riil di lapangan," pungkas Endang.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement