Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu 18 April 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, angkat bicara terkait aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan hingga merusak sejumlah fasilitas di Gedung DPRD, Jumat (29/8/2025) lalu.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, angkat bicara terkait aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan hingga merusak sejumlah fasilitas di Gedung DPRD, Jumat (29/8/2025) lalu.
Aslim menegaskan penyesalannya atas tindakan anarkis yang dilakukan massa.
"Tentunya kami sangat menyayangkan dengan kegiatan yang anarkis yang seperti itu," ucap Aslim saat ditemui di Bale Kota Tasikmalaya, usai menghadiri rapat bersama unsur Forkopimda, Sabtu (30/8/2025) malam.
Menanggapi ketidakhadiran dirinya dan para anggota dewan saat massa aksi menuntut audiensi, Aslim menyebut pihaknya sebenarnya siap menerima aspirasi. Namun, kondisi lapangan yang tidak terkendali membuat situasi tidak memungkinkan.
"Mohon maaf yah, bukan tidak ada dewan, dewan ada, kita sudah mau kedepan dan menerima, tapi posisi aksinya susah kondisi tidak terkendali artinya dewan sudah siap mau menerima," tegasnya.
Aslim juga mengimbau masyarakat, khususnya kaum muda, pelajar, dan mahasiswa, agar tidak terprovokasi oleh situasi tersebut.
"Ketika ada aspirasi sampaikan dengan baik dijamin dengan UU. Jadi sebab yang rugi kita semua kalau dengan kegiatan anarkis," pungkasnya.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Ratusan umat Islam melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Polsek Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (16/4/2026). Aksi tersebut dipicu oleh kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang kiai sepuh, Kiai Abdul Yani, di Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota salah satu ormas.