TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Tasikmalaya, Asep Endang M. Syam, menanggapi kemarahan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, terkait persoalan komunikasi internal di lingkungan Balai Kota.
Menurut Asep, persoalan komunikasi di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya sudah terlihat sejak awal masa jabatan kepemimpinan saat ini.
"Saya melihat indikasi bahwa komunikasi menjadi masalah sejak awal beliau menjabat. Beberapa kebijakan yang dilontarkan cenderung satu arah, tanpa melibatkan partisipasi publik secara pasti," ujar Asep saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (13/2/2026) sore.
Ia menekankan bahwa komunikasi merupakan kunci utama dalam membangun sebuah daerah, baik dalam perumusan kebijakan maupun dalam menjalankan sistem pemerintahan hingga ke tingkat bawah.
"Komunikasi yang aktif antara pimpinan daerah dengan masyarakat sangat diperlukan. Oleh karena itu, saya sudah mengingatkan dan memprediksi kalau komunikasi tidak terjalin dengan baik, maka akan terjadi chaos," tegasnya.
Asep juga menyoroti peran lingkaran terdekat kepala daerah, seperti ajudan maupun sekretaris pribadi (sekpri), yang dinilai dapat memengaruhi pola dan gaya kepemimpinan.
Ia berharap Wali Kota Tasikmalaya secara individual melakukan evaluasi dan perbaikan dalam membangun tata kelola pemerintahan ke depan.
"Komunikasi itu seperti air, perlu kanal dan saluran agar bisa mengalir dengan arus yang baik dan ke posisi yang tepat," jelas Asep.