Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 17 April 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
Upaya memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan kembali menorehkan sejarah baru. Pada Sabtu (9/11/2025), program Daikokuten School resmi diluncurkan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sebuah inisiatif strategis yang akan melahirkan tenaga profesional siap kerja untuk industri ritel di Jepang.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Upaya memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan kembali menorehkan sejarah baru. Pada Sabtu (9/11/2025), program Daikokuten School resmi diluncurkan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sebuah inisiatif strategis yang akan melahirkan tenaga profesional siap kerja untuk industri ritel di Jepang.
Program kelas industri ini merupakan hasil kolaborasi LPK MMA, GAIA International, dan perusahaan ritel besar asal Jepang, Daikokuten Bussan Company. Inisiatif ini tak hanya berfokus pada pelatihan bahasa Jepang, tetapi juga menyiapkan peserta untuk memahami budaya kerja, manajemen operasional, serta standar pelayanan khas Jepang.
Peresmian program dihadiri langsung oleh Presiden Direktur Daikokuten Bussan Company, Mr. Masahiko Oga, yang terbang dari Okayama, Jepang, serta Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi R. Kehadiran dua tokoh ini menjadi bukti nyata keseriusan kolaborasi lintas negara dalam membangun jembatan karier bagi generasi muda Indonesia.
Malam sebelum peresmian, digelar welcoming dinner di Sakura Room, Hotel Santika Tasikmalaya. Acara yang berlangsung hangat ini menjadi ajang penyelarasan visi antara pihak Jepang, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan. Program Daikokuten School disebut sejalan dengan tujuh prioritas pembangunan Pemkot Tasikmalaya, khususnya dalam bidang peningkatan kualitas SDM.
Program Link-and-Match: Mencetak SDM Siap Kerja Global
Direktur LPK MMA, M. Abdul Karim, menjelaskan bahwa Daikokuten School dirancang dengan sistem link-and-match menghubungkan langsung kebutuhan industri dengan kompetensi siswa.
“Program ini menjawab dua kebutuhan penting,” ujar Karim. “Pertama, industri Jepang membutuhkan tenaga kerja loyal dan terampil yang memahami budaya kerja mereka. Kedua, pemuda Indonesia memerlukan jalur yang aman dan jelas untuk berkarier di luar negeri.”
Peserta akan menjalani pelatihan intensif yang mencakup bahasa Jepang (Nihongo), keterampilan teknis, serta pembentukan etos kerja Jepang seperti Kaizen dan Omotenashi. Kurikulum disusun bersama perusahaan penerima agar lulusan benar-benar siap kerja sejak hari pertama.
“Ini bukan pelatihan biasa. Kami mendidik mereka sesuai standar industri, bukan hanya teori, tetapi praktik nyata yang akan mereka temui di Jepang,” tambah Karim.
Daikokuten Bussan: Raksasa Ritel Jepang Buka Pintu untuk Talenta Indonesia
Sebagai perusahaan ritel besar di Jepang, Daikokuten Bussan memiliki jaringan 206 supermarket di seluruh negeri dengan lebih dari 9.200 karyawan. Keputusan perusahaan ini membuka kelas industri di Indonesia, khususnya di Tasikmalaya, merupakan sinyal kuat atas kepercayaan terhadap kemampuan tenaga kerja muda Indonesia.
Dalam sambutannya, Mr. Masahiko Oga menegaskan komitmennya:
“Kami tidak sekadar membuka sekolah, kami membangun jembatan antara Jepang dan Indonesia. Kami mencari talenta yang dapat tumbuh bersama Daikokuten, bukan untuk jangka pendek, melainkan karier jangka panjang.”
Tasikmalaya Jadi Titik Awal Program Nasional
Meski diluncurkan di Tasikmalaya, Daikokuten School berskala nasional dan terbuka bagi siswa dari berbagai daerah di Indonesia. “Bahkan hari ini sudah ada calon siswa dari Bengkulu dan Sumatera yang datang langsung ke Tasikmalaya. Ini menunjukkan antusiasme tinggi dari generasi muda di seluruh Indonesia,” ujar Yuri dari GAIA International.
Program ini dianggap sebagai kesempatan emas bagi para lulusan SMK/SMA yang bercita-cita bekerja di Jepang dengan jaminan pelatihan terstruktur dan karier yang jelas.
Selaras dengan Visi Pemkot Tasikmalaya: “TASIK PELAK”
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi R. menyampaikan bahwa inisiatif Daikokuten School sangat sejalan dengan program unggulan Pemkot Tasikmalaya, TASIK PELAK (Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan), yang berfokus pada pemberdayaan pemuda daerah.
“Program ini ibarat gayung bersambut dengan visi kami. Kami ingin pemuda Tasikmalaya menjadi pelaku, bukan sekadar penonton di era global,” tegas Viman.
Ia menambahkan bahwa Pemkot telah mengirim 14 peserta pelatihan pertama ke LPK MMA sebagai perintis program. Mereka disiapkan untuk menempuh pelatihan hingga ke Jepang, sebagai investasi jangka panjang dalam penguatan SDM daerah.
“Mereka bukan sekadar berangkat kerja, tetapi membawa misi besar: menimba ilmu, membangun karakter, dan kelak kembali untuk membangun Tasikmalaya,” tutup Viman.
Kolaborasi Tiga Pilar: Pemerintah, Dunia Usaha, dan Lembaga Pendidikan
Peluncuran Daikokuten School menandai sebuah model kolaborasi ideal antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pelatihan. Program ini diharapkan menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia dalam menciptakan jalur profesional yang berdaya saing global.
Langkah ini tidak hanya membuka peluang karier di luar negeri, tetapi juga memperkuat citra Tasikmalaya sebagai kota vokasi dan inovasi SDM unggul di Jawa Barat.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Jadwal sholat hari ini di Kota Tasikmalaya dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Pusat Bantuan Hukum (PBH) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tasikmalaya terus menggencarkan kegiatan penyuluhan hukum di berbagai wilayah sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.