IJTI Audiensi dengan KSP, Dorong Regulasi Tegas dan Penguatan Kompetensi Jurnalis di Era Digital
Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Staf Presiden, M Qodari, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Disarankan:
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Polri di Rupattama Mabes Polri, Selasa (30/9/2025). Salah satu momen penting dalam sertijab ini adalah berakhirnya masa pengabdian Komjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, putra asli Tasikmalaya, yang resmi memasuki purna tugas.
JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Polri di Rupattama Mabes Polri, Selasa (30/9/2025). Salah satu momen penting dalam sertijab ini adalah berakhirnya masa pengabdian Komjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, putra asli Tasikmalaya, yang resmi memasuki purna tugas.
Dalam prosesi tersebut, jabatan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri yang sebelumnya diemban Akhmad Wiyagus diserahterimakan kepada Irjen Pol Yuda Gustawan. Sedangkan posisi Wakabaintelkam kini diisi Brigjen Pol Nanang Rudi Supriatna.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Wiyagus yang menorehkan dedikasi panjang di kepolisian. “Dedikasi dan integritas beliau menjadi teladan bagi generasi penerus di Polri,” ujar Sandi.
Karier Panjang Penuh Prestasi
Akhmad Wiyagus merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1989 yang dikenal rendah hati, tegas, dan berintegritas. Sebelum menjabat Kabaintelkam, ia sempat dipercaya sebagai Asisten Operasi Kapolri dan Kapolda Jawa Barat. Dalam perjalanan kariernya, ia juga memimpin Polda Lampung, Polda Gorontalo, serta menjabat Wakapolda Jabar.
Di bidang penegakan hukum, ia mencatatkan pengungkapan kasus-kasus besar, di antaranya kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, kasus Vina Cirebon, hingga penggerebekan pabrik narkoba di Sentul dengan barang bukti satu ton tembakau sintetis, terbesar dalam sejarah pengungkapan narkoba di Jawa Barat.
Wiyagus juga dikenal tegas dalam menindak anggota Polri yang menyalahgunakan narkoba maupun terlibat pidana. Ia bahkan berani menutup lokalisasi Saritem di Kota Bandung sebagai bentuk komitmen memberantas penyakit masyarakat.
Peran di Dunia Olahraga
Selain berkarier di institusi Polri, Wiyagus aktif membangun prestasi olahraga. Selama menjabat Ketua Umum PBSI Jawa Barat, bulu tangkis Jabar meraih juara umum di PON Papua serta runner-up di PON XXI Aceh-Sumut. Ia juga dipercaya menjadi Chief de Mission Kontingen Jabar di PON XXI, yang sukses meraih hattrick juara umum.
Ia pun menggagas kejuaraan balap sepeda nasional Lodaya-Siliwangi Ride sejak 2022, yang semakin mengokohkan kiprahnya sebagai tokoh olahraga Jawa Barat.
Jejak Jenderal Asli Tasikmalaya
Lahir dan besar di Tasikmalaya, Wiyagus menjadi salah satu putra daerah yang sukses menorehkan prestasi hingga menduduki jabatan strategis di Mabes Polri. Purna tugasnya bukan sekadar akhir dari perjalanan karier, melainkan tonggak penghargaan atas pengabdian puluhan tahun bagi bangsa dan negara.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan, mutasi dan regenerasi di tubuh Polri juga merupakan bentuk penghormatan kepada perwira tinggi yang telah menuntaskan pengabdiannya.
“Polri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat yang memasuki masa purna tugas,” kata Kapolri.
Dengan segala capaian dan dedikasinya, Komjen Pol Akhmad Wiyagus layak dikenang sebagai jenderal berintegritas, putra terbaik Tasikmalaya, sekaligus teladan bagi generasi penerus Polri.
Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Staf Presiden, M Qodari, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pemerintah Kota Tasikmalaya didorong untuk segera menyiapkan lahan guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.
JNE sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai The Most Innovative Digitalization of Logistics and Courier Service 2026 dalam ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan JNE dalam meningkatkan kualitas layanan melalui transformasi digital yang masif dan inklusif.