Ikuti Kami :

Disarankan:

Komunitas YES Gelar Ecotalks Phase 1 untuk Edukasi Pengelolaan Sampah

Senin, 14 Juli 2025 | 18:45 WIB
Komunitas YES Gelar Ecotalks Phase 1 untuk Edukasi Pengelolaan Sampah
Komunitas YES Gelar Ecotalks Phase 1 untuk Edukasi Pengelolaan Sampah. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Komunitas Youth Environment Solution (YES) menyelenggarakan kegiatan Ecotalks Phase 1 di Rumah Eco Enzyme dan Kompos Kota Tasikmalaya pada Jumat (11/7/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Komunitas Youth Environment Solution (YES) menyelenggarakan kegiatan Ecotalks Phase 1 di Rumah Eco Enzyme dan Kompos Kota Tasikmalaya pada Jumat (11/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Fery Arif Maulana, serta diikuti oleh 70 peserta dari berbagai kalangan. Peserta yang hadir berasal dari komunitas kepemudaan, bank sampah, duta pelajar, duta lingkungan, green ambassador, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga.

Ketua Komunitas YES, Lovina Maulidya, menyebut kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan DLH Kota Tasikmalaya dan Rumah Eco Enzyme & Kompos.

"Dalam rangkaiannya, terdapat pematerian terkait pengelolaan sampah, pengenalan dan praktik pengolahan sampah organik menjadi cairan eco enzyme, dan diakhiri dengan praktik pemilahan sampah," kata Lovina, Senin (14/7/2025).

Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme yang ditunjukkan para peserta, khususnya generasi muda dan masyarakat sekitar. Lovina berharap kegiatan ini bisa mendorong kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Dengan ini juga komunitas YES mengajak anak muda dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga lingkungan kembali asri," harapnya.

Salah satu peserta dari Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Azzahra, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini. Ia menyebut banyak pengetahuan baru yang diperoleh selama pelatihan.

"Dari kegiatan ini kami menjadi tau ternyata biopori itu bukan hanya untuk menyerap air tapi bisa juga menyimpan sampah organik dan bisa menjadi nutrisi untuk tanah," ujar Azzahra, didampingi temannya, Dilla.

Ia berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan. "Tentunya saya harap ini, dari kegiatan ini kita semua bisa lebih menjaga lingkungan dan bisa membuang sampah kepada tempatnya, jangan asal buang saja," tuturnya.

Hal serupa disampaikan oleh Duri Fitratunisa dan Rifda, mahasiswa Teknologi Pangan. Menurut mereka, kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru.

"Dari kegiatan ini kita mendapatkan ilmu terkait pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi eco brick, eco enzyme, dan kompos. Kita berharap ilmu yang didapatkan hari ini bisa bermanfaat bagi diri kita dan lingkungan sekitar," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement