Ikuti Kami :

Disarankan:

Kunjungan Wisata Situ Gede Tasikmalaya Sepi, Jalan Rusak Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:28 WIB
Watermark
Kunjungan Wisata Situ Gede Tasikmalaya Sepi, Jalan Rusak Jadi Sorotan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K

Libur panjang peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M belum memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kunjungan wisata di Situ Gede, Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Libur panjang peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M belum memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kunjungan wisata di Situ Gede, Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (17/1/2026), kawasan wisata yang berada di Kecamatan Mangkubumi tersebut tampak lengang. Jumlah wisatawan yang datang masih tergolong minim, bahkan jauh dari kata ramai.

Kondisi sepinya pengunjung terlihat jelas di area parkir yang hanya terisi beberapa kendaraan roda dua dan roda empat. Aktivitas di sekitar lokasi wisata pun terpantau rendah, termasuk deretan warung makan dan tempat duduk yang tersedia, yang sebagian besar tampak kosong.

Tak hanya itu, perahu-perahu wisata yang biasa menjadi daya tarik pengunjung terlihat banyak yang tidak beroperasi dan hanya terparkir di pinggiran situ.

Salah seorang petugas tiket Situ Gede Tasikmalaya, Agus, mengungkapkan bahwa selama libur panjang Isra Mikraj belum terlihat lonjakan pengunjung yang berarti.

“Dari kemarin masih sepi. Sampai pukul 10.00 WIB hari ini, mungkin baru sekitar 50 tiket yang terjual,” ujarnya.

Menurut Agus, kondisi tersebut sangat berbeda jika dibandingkan dengan awal tahun 2026 lalu. “Pas libur awal tahun, dari tanggal 1 Januari itu ramai sekali. Sekarang jauh berbeda,” tambahnya.

Ia menyebutkan, harga tiket masuk Situ Gede tergolong terjangkau, yakni Rp5.000 per orang, bahkan bisa mendapat potongan harga untuk rombongan. Namun, murahnya tiket belum mampu menarik minat wisatawan secara optimal. “Tiketnya murah, tapi entah kenapa tetap sepi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agus menduga ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya kunjungan wisatawan, salah satunya kondisi infrastruktur jalan di sekitar kawasan wisata yang sudah rusak selama hampir dua dekade.

“Mungkin karena akses jalan rusak, jogging track kurang memadai, fasilitas penerangan minim, ditambah sekarang banyak destinasi wisata baru. Ada juga pengunjung yang mengeluhkan soal suara telolet,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk membenahi Situ Gede agar kembali diminati masyarakat. “Fasilitas bermain anak perlu ditambah, penataan warung harus lebih rapi, area parkir diperluas, dan jalan segera diperbaiki,” harapnya.

Hal senada disampaikan salah seorang pemilik warung di kawasan Situ Gede yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku sangat merasakan dampak dari sepinya wisatawan. “Sepi pisan, dari kemarin juga sama. Yang jajan ke warung paling satu atau dua orang saja,” tuturnya.

Menurutnya, kondisi jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki turut memengaruhi minat pengunjung. “Mungkin orang malas datang karena jalan rusak. Ditambah lagi ada keluhan soal telolet,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement