Ikuti Kami :

Disarankan:

Layanan Air Perumdam Tirta Anom Banjar Terganggu, Warga Diminta Tampung Air Bersih

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:49 WIB
Layanan Air Perumdam Tirta Anom Banjar Terganggu, Warga Diminta Tampung Air Bersih
Layanan Air Perumdam Tirta Anom Banjar Terganggu, Warga Diminta Tampung Air Bersih.

Layanan air minum dari Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar mengalami gangguan akibat rangkaian pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur. Pihak perusahaan mengimbau masyarakat untuk menyiapkan cadangan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Layanan air minum dari Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Tirta Anom Kota Banjar mengalami gangguan akibat rangkaian pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur. Pihak perusahaan mengimbau masyarakat untuk menyiapkan cadangan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.  

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Pelanggan (Hublang) Perumdam Tirta Anom, Euis Tresna Ekayanti, menjelaskan bahwa gangguan terjadi karena perbaikan pipa pada jaringan distribusi utama (JDU) berdiameter 300 milimeter di Jalan Gerilya Sumanding Kulon. Pekerjaan ini dilakukan bersamaan dengan pengurasan bak prasedimentasi serta pemeliharaan foot klep pompa distribusi nomor 1 dan 2 di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Langensari.  

“Perbaikan pipa jaringan distribusi utama ini akan berdampak pada pendistribusian air ke rumah pelanggan di beberapa wilayah tertentu,” ujar Euis, Selasa (20/1/2026).  

Terkait distribusi air diperkirakan memengaruhi sejumlah kawasan, di antaranya Perumahan Sumanding Raya, Desa Binangun, khususnya Dusun Girimukti dan sebagian wilayah di sepanjang Jalan Cimaragas Kota Banjar.

Sementara itu, pemeliharaan di IPA Langensari diperkirakan berdampak pada pasokan air bagi seluruh pelanggan di Kecamatan Langensari.  

Euis menegaskan kembali imbauan kepada warga agar menampung air dalam jumlah cukup selama proses berlangsung. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” katanya.  

Perbaikan pipa JDU Jalan Gerilya Sumanding Kulon mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pemeliharaan IPA Langensari mulai pukul 19.00 WIB hingga pekerjaan rampung.  

Di sisi lain, Pemerintah Kota Banjar menghadapi tantangan pendanaan untuk pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM). Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUTR Kota Banjar, Mustolih, mengonfirmasi bahwa pada tahun anggaran 2026, Banjar tidak akan menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.  

Menurutnya, DAK untuk program air minum telah diterima pada 2025 dan digunakan untuk memperluas jaringan perpipaan di tiga lokasi SPAM perkotaan serta pembangunan sumur bor di tiga lokasi SPAM pedesaan.  

Meski tidak mendapat alokasi DAK tahun depan, Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E Fitrah Nurkamilah, menyebutkan adanya rencana kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk menambah debit air.  

Saat ini, kapasitas produksi Perumdam Tirta Anom mencapai 40 liter per detik, yang secara teoritis mampu melayani 3.500 sambungan pelanggan. Namun, hanya sekitar 20 liter per detik yang dapat dialirkan secara optimal karena keterbatasan jaringan distribusi.  

"Penambahan kapasitas debit air sangat krusial untuk meningkatkan kualitas layanan. Namun, pembangunan jaringan pipa baru membutuhkan investasi besar,” jelas Fitrah.  

Dengan adanya potensi kerja sama bersama BBWS Citanduy, diharapkan layanan air bersih bagi warga Kota Banjar dapat terus ditingkatkan meski menghadapi keterbatasan pendanaan.  

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement