CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital, terutama di sektor pajak dan retribusi daerah. Melalui ajang Pemberian Penghargaan dan Hadiah Go Digital serta Hot Maknyus Berhadiah, Pemkab memberi apresiasi kepada para wajib pajak yang telah memanfaatkan transaksi elektronik secara konsisten.
Acara tersebut berlangsung di Gedung KH Irfan Hielmy, Kamis (11/12/2025), dan dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, para kepala SKPD, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, pimpinan BJB Ciamis, serta para penerima penghargaan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengundian hadiah yang telah digelar pada Kamis (04/12/2025).
Dalam kesempatan itu, pemerintah memberikan berbagai hadiah menarik bagi wajib pajak yang aktif bertransaksi secara digital. Hadiah yang disiapkan meliputi kulkas, televisi, handphone, hingga sejumlah doorprize lainnya. Selain itu, penghargaan diberikan kepada restoran, rumah makan, dan hotel yang taat membayar pajak, desa yang melunasi PBB-P2 sebelum jatuh tempo, serta OPD yang dinilai paling berhasil menjalankan digitalisasi retribusi.
Bupati Herdiat menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran pajak merupakan bagian penting dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menyebut kemandirian fiskal sebagai pondasi utama pembangunan.
“PAD Ciamis saat ini memang masih kecil dibandingkan daerah lain, namun kami tetap optimis. Dengan kerja keras, inovasi, dan dukungan masyarakat, kami yakin Ciamis dapat terus bergerak menuju arah yang lebih baik,” ujar Herdiat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemenang undian Go Digital dan Hot Maknyus Berhadiah, serta masyarakat yang mulai beralih ke pembayaran digital. Menurutnya, sistem digital memberikan banyak keuntungan, terutama dari sisi efektivitas dan akuntabilitas.
Upaya digitalisasi ini turut membuahkan hasil besar. Kabupaten Ciamis berhasil meraih Penghargaan TP2DD Terbaik Wilayah Jawa–Bali Tahun 2025 dari Bank Indonesia.
Herdiat menilai capaian tersebut sebagai bukti peningkatan tata kelola dan administrasi pemerintah daerah.
“Semoga ke depan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi semakin meningkat. Dengan digitalisasi, proses menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan,” tutupnya.
Melalui inovasi berkelanjutan dan apresiasi kepada masyarakat, Pemkab Ciamis berharap transformasi digital dapat semakin menguat dan menjadi motor pendukung kemandirian fiskal daerah.