Ikuti Kami :

Disarankan:

Mahasiswa KKN Universitas Galuh Kenalkan TOGA kepada Siswa SDN 1 Kawalimukti Ciamis, Edukasi Hidup Sehat dari Pekarangan

Kamis, 07 Agustus 2025 | 15:27 WIB
Mahasiswa KKN Universitas Galuh Kenalkan TOGA kepada Siswa SDN 1 Kawalimukti Ciamis, Edukasi Hidup Sehat dari Pekarangan
Mahasiswa KKN Universitas Galuh Kenalkan TOGA kepada Siswa SDN 1 Kawalimukti Ciamis, Edukasi Hidup Sehat dari Pekarangan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis menghadirkan edukasi kesehatan berbasis kearifan lokal bagi siswa sekolah dasar di Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Ciamis menghadirkan edukasi kesehatan berbasis kearifan lokal bagi siswa sekolah dasar di Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Bertempat di SDN 1 Kawalimukti, mereka memperkenalkan konsep apotek hidup melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengobatan alami yang mudah dijangkau.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan penyuluhan, tetapi juga diajak melakukan praktik langsung menanam tanaman obat seperti jahe, kunyit, serai, dan temulawak di dalam polybag. Bibit tanaman yang telah ditanam kemudian dibawa pulang oleh siswa untuk dirawat secara mandiri di rumah masing-masing.

“Banyak dari kita yang terlalu fokus mencari solusi kesehatan di apotek, padahal seringkali jawabannya justru ada di pekarangan rumah,” kata Ketua Tim KKN Desa Kawalimukti, Hikmat Setia, Kamis (7/8/2025).

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi penanaman sembari belajar mengenali jenis dan manfaat tanaman herbal, serta cara perawatannya. Menurut Hikmat, pendekatan ini dirancang agar siswa tidak sekadar menanam tanaman, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri sejak usia dini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya menanam tanaman, tetapi juga menanam kesadaran. Kesadaran bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari hal-hal sederhana,” ujarnya.

Selain aspek edukasi kesehatan, program ini juga bertujuan melestarikan kearifan lokal dan meningkatkan literasi lingkungan. Tanaman TOGA dinilai sebagai simbol keterhubungan antara kesehatan alami dan budaya lokal yang patut diwariskan kepada generasi muda.

Mahasiswa KKN turut melibatkan pihak sekolah serta orang tua siswa agar proses perawatan tanaman dapat berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya berdampak sesaat selama masa KKN berlangsung, tetapi mampu menjadi kebiasaan positif di lingkungan masyarakat.

“Kami sadar bahwa mahasiswa hanya hadir sementara di desa ini, namun semangat untuk menjaga kesehatan dan lingkungan harus terus dilanjutkan. Ini bukan proyek sesaat, tapi bagian dari gaya hidup,” tegas Hikmat.

Melalui program ini, mahasiswa Universitas Galuh menunjukkan bahwa edukasi tidak harus menggunakan teknologi canggih. Media sederhana seperti tanah, bibit, dan keteladanan mampu menyampaikan nilai-nilai penting untuk menciptakan masa depan yang lebih sehat dan mandiri.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement