Ikuti Kami :

Disarankan:

Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar Kenalkan Kaulinan Tradisional ke Siswa SD

Kamis, 17 Juli 2025 | 19:48 WIB
Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar Kenalkan Kaulinan Tradisional ke Siswa SD
Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar Kenalkan Kaulinan Tradisional ke Siswa SD. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Mahasiswa STISIP Bina Putra Banjar yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan mengenalkan berbagai kaulinan tradisional kepada siswa SDN 1 Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Mahasiswa STISIP Bina Putra Banjar yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal dengan mengenalkan berbagai kaulinan tradisional kepada siswa SDN 1 Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini digagas sebagai respons terhadap semakin memudarnya permainan khas Sunda di tengah arus globalisasi dan dominasi budaya asing. Ketua Kelompok KKN 5 STISIP BP Banjar, Dede Safangat, menyebut gerakan ini bertujuan membangkitkan kembali kecintaan terhadap warisan budaya lokal.

“Kami ingin anak-anak mengenali warisan budaya mereka sendiri, bukan sekadar menjadi penonton budaya luar,” ujar Dede kepada wartawan, Kamis (17/7/2025).

Sejumlah permainan tradisional seperti lompat tali karet, gobag sodor, pecle, dan kreasi lipat kertas jeng diperkenalkan kepada para siswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak anak-anak untuk bermain sambil belajar nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, dan kreativitas yang terkandung dalam kaulinan tradisional tersebut.

Program ini tidak hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini. Mahasiswa berharap kegiatan ini menjadi jembatan penghubung antara budaya masa lalu dengan generasi masa kini.

"Tujuan kami mengenalkan permainan tradisional yaitu untuk mengenalkan, melestarikan budaya terhadap generasi muda," pungkas Dede.

Langkah yang dilakukan para mahasiswa ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama, termasuk generasi muda, dalam menjaga identitas bangsa di tengah derasnya pengaruh budaya luar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement