Ikuti Kami :

Disarankan:

Malam Tahun Baru 2026: Jalan HZ Mustofa Tasikmalaya Ditutup untuk Car Free Night

Selasa, 30 Desember 2025 | 18:35 WIB
Malam Tahun Baru 2026: Jalan HZ Mustofa Tasikmalaya Ditutup untuk Car Free Night
Malam Tahun Baru 2026: Jalan HZ Mustofa Tasikmalaya Ditutup untuk Car Free Night. Foto: Tian K.

Menyambut malam pergantian tahun 2025 ke 2026, Polres Tasikmalaya Kota telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas besar-besaran di pusat kota. Langkah utama dalam kebijakan ini adalah penutupan akses kendaraan di sepanjang koridor utama Jalan HZ Mustofa yang akan dialihfungsikan menjadi area Car Free Night.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Menyambut malam pergantian tahun 2025 ke 2026, Polres Tasikmalaya Kota telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas besar-besaran di pusat kota. Langkah utama dalam kebijakan ini adalah penutupan akses kendaraan di sepanjang koridor utama Jalan HZ Mustofa yang akan dialihfungsikan menjadi area Car Free Night.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk menjamin ketertiban umum serta meminimalisir potensi pelanggaran hukum di malam perayaan.

"Maka kami mulai besok akan melaksanakan penutupan jalan tersebut untuk care free night di jalur sepanjang Jalan HZ sampai Padayungan. Dan itu hanya bisa dilintasi oleh pejalan kaki," kata AKBP Faruk di Mapolres Tasikmalaya Kota, Selasa (30/12/2025) sore.

Untuk memfasilitasi warga yang ingin menikmati suasana pusat kota dengan berjalan kaki, pihak kepolisian telah memetakan beberapa titik parkir strategis.

"Kantong parkirnya juga sudah kita siapkan di beberapa lokasi, nanti kami juga akan menetapkan untuk parkir kendaraan dan seruan kepada masyarakat terkait dengan keberadaan giat tersebut," jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, AKBP Faruk menekankan bahwa penutupan jalan ini juga berfungsi untuk menekan aksi konvoi ugal-ugalan dan potensi tawuran akibat pengaruh minuman keras (miras). Faktor ketenangan fasilitas publik, seperti rumah sakit di sekitar jalur tersebut, juga menjadi pertimbangan utama.

"Dan juga kita menjaga, karena di sepanjang jalan tersebut biasanya di jalan-jalan tersebut, tahun-tahun sebelumnya itu dijadikan lokasi tempat berkumpul, di mana lokasi tersebut ada rumah sakit, yang juga itu harus kita jaga, lindungi, bagaimana pasien pasien di sana itu bisa beristirhaat dengan tenang, supaya proses penyembuhannya bisa berjalan dengan lancar," ungkapnya.

Sejalan dengan arahan Mabes Polri dan Polda Jawa Barat, masyarakat dilarang keras menyalakan petasan. AKBP Faruk mengajak warga menjadikan momen pergantian tahun sebagai waktu untuk refleksi diri serta menunjukkan empati bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh.

"Silahkan malam pergantian tahun ini dilaksanakan sebagai wujud refleksi kita, kemudian sebagi wujud empati kita kepada teman teman yang terdampak musibah bencana di Sumatera-Aceh," ujarnya.

Ia menutup keterangannya dengan harapan agar situasi di Kota Tasikmalaya tetap kondusif dan masyarakat lebih memilih kegiatan positif seperti doa bersama.

"Dan kita doa kan teman-teman kita yang terdampak bencana di Sumatera-Aceh itu diberikan keselamatan, kemudian untuk proses evakuasi dan lain sebagainya bisa diberikan kelancaran," terangnya.

"Mudah-mudahan malam pergantian tahun baru di Kota Tasik berjalan lancar, baik, mudah-mudahan banyak kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya bisa dengan doa bersama," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement