TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tanjakan ekstrem di Jalur Gentong, Tasikmalaya, menjadi tantangan berat bagi para pemudik pada arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Puluhan kendaraan roda empat dilaporkan mengalami mogok akibat tidak kuat menanjak di tengah kepadatan lalu lintas.
Pantauan di lokasi, Selasa (24/3/2026) siang, deretan kendaraan mogok terlihat berjejer di bahu jalan, mulai dari Gentong Bawah hingga Gentong Atas. Tidak hanya mobil, sejumlah kendaraan roda dua juga tampak mengalami kendala serupa akibat mesin overheat dan kelelahan saat menanjak.
Mayoritas kendaraan yang mogok disebabkan oleh habisnya kopling serta suhu mesin yang meningkat drastis. Kondisi tersebut diperparah oleh antrean panjang kendaraan yang memaksa pengemudi terus memainkan kopling di jalur menanjak.
Di balik situasi tersebut, para mekanik justru mendapat berkah tersendiri. Salah satunya Indra (31), mekanik yang mangkal di sekitar Jalur Gentong. Ia mengaku mengalami peningkatan jumlah pelanggan sejak arus balik dimulai.
“Sejak arus balik ini sudah lumayan banyak, mungkin belasan kendaraan sudah saya tangani,” ujar Indra saat ditemui di Pos Pengamanan (Pospam) Letter U Gentong.
Indra menjelaskan, jenis kerusakan kendaraan yang ditangani cukup beragam, namun didominasi oleh masalah kopling dan overheat. Ia juga menyebutkan biaya perbaikan bervariasi, tergantung tingkat kerusakan kendaraan.
“Biayanya bisa ratusan ribu rupiah, tergantung kerusakan. Tapi yang paling sering itu kopling habis karena terlalu sering diinjak saat tanjakan,” jelasnya.
Meski enggan menyebutkan secara rinci pendapatannya, Indra mengakui adanya peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa. “Yang pasti ada peningkatan, jauh lebih ramai dari biasanya,” tambahnya.
Sementara itu, kondisi ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama saat melintasi jalur ekstrem seperti Gentong yang dikenal rawan kemacetan dan kerusakan kendaraan saat musim mudik dan arus balik.