TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Mobil SAR milik Polres Tasikmalaya Kota diterjunkan untuk membantu proses evakuasi pohon tumbang di Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya, pada Jumat (27/3/2026) malam.
Kehadiran mobil SAR tersebut dimanfaatkan sebagai sumber penerangan tambahan di lokasi kejadian, guna memudahkan petugas dalam melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa tembok dan masuk ke area Stadion Wiradadaha.
Selain itu, sebanyak 10 personel dari Korps Sabhara Polres Tasikmalaya Kota juga turut dikerahkan untuk membantu proses evakuasi bersama petugas gabungan lainnya, seperti Tagana, UPTD Dadaha, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Hingga pukul 19.22 WIB, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
Sementara itu, petugas dari BPBD Kota Tasikmalaya juga masih melakukan penanganan pohon tumbang di sejumlah titik lainnya akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Sebelumnya diberitakan, proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat minimnya penerangan di lokasi. Evakuasi yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB harus dilakukan dengan lampu seadanya, sehingga petugas bekerja ekstra hati-hati.
Kepala UPTD Dadaha, Dadang Ismail, menyebutkan bahwa keterbatasan penerangan disebabkan belum tersedianya lampu di area stadion, serta belum meratanya pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
“Karena stadion belum memiliki lampu, jadi belum bisa digunakan pada malam hari. Sementara untuk di luar, PJU juga belum terpasang seluruhnya,” ujar Dadang.
Ia menambahkan, proses evakuasi diprioritaskan pada pohon yang mengganggu akses, terutama yang menimpa tembok dan melintang ke jalan.
“Petugas BPBD memfokuskan penanganan pada pohon yang tumbang ke jalan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya.