TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sektoral Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Diskominfo Kota Tasikmalaya, Kecamatan Bungursari, pada Jumat (6/3/2026). Acara ini dihadiri oleh Kepala Diskominfo Kota Tasikmalaya Amran Saeufullah serta sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Viman Alfarizi Ramadan menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 memiliki nuansa baru. Hal tersebut dikarenakan perencanaan ini merupakan implementasi dari hasil Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
Menurutnya, RKPD 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tasikmalaya periode 2025–2029, dengan mengusung tema Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat.
“Prioritas pembangunan tahun 2027 pada Diskominfo adalah optimalisasi layanan publik berbasis elektronik dalam mendukung peningkatan indeks pemerintah digital,” ujar Viman.
Ia menekankan bahwa Diskominfo memiliki peran strategis dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini termasuk dalam mendukung layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Viman juga memaparkan arah kebijakan pembangunan Kota Tasikmalaya tahun 2027 yang berkaitan dengan sektor komunikasi dan informatika. Beberapa di antaranya meliputi digitalisasi sistem yang terintegrasi, pengembangan layanan koneksi intra dan internet, serta pengembangan berbagai aplikasi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga akan fokus pada penyebarluasan informasi terkait pemerintahan dan pembangunan daerah, penyediaan data statistik sektoral yang akurat, serta penguatan keamanan informasi dan persandian.
Dalam kesempatan tersebut, Viman turut menyoroti sejumlah permasalahan pembangunan yang masih dihadapi Kota Tasikmalaya. Beberapa di antaranya adalah persoalan kemiskinan, kualitas sumber daya manusia (SDM), perekonomian, ketenagakerjaan, hingga infrastruktur dasar perkotaan.
“Untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut, diperlukan kerja keras, kerja cerdas, serta kolaborasi antara pemerintah kota dan seluruh elemen masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan sejumlah agenda pembangunan strategis yang menjadi fokus pemerintah daerah ke depan. Agenda tersebut di antaranya penuntasan masalah stunting, pengelolaan persampahan, peningkatan keamanan dan ketertiban, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemanfaatan teknologi dalam rangka mewujudkan sistem pemerintahan digital yang lebih efektif dan efisien.
Dengan adanya Musrenbang sektoral ini, diharapkan perencanaan pembangunan di bidang komunikasi dan informatika dapat berjalan lebih terarah serta mampu mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.