Ikuti Kami :

Disarankan:

Nelayan Pamayangsari Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Perairan Cikalong Tasikmalaya

Senin, 18 Agustus 2025 | 15:19 WIB
Watermark
Nelayan Pamayangsari Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Perairan Cikalong Tasikmalaya.

Nelayan yang berangkat dari Dermaga Pamayangsari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di Perairan Cimedang, Kecamatan Cikalong, Senin (18/8/2025) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Nelayan yang berangkat dari Dermaga Pamayangsari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di Perairan Cimedang, Kecamatan Cikalong, Senin (18/8/2025) pagi.

Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi mengambang di tengah laut. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja kotak-kotak berwarna kuning dan celana panjang hitam.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tasikmalaya, Dedi Mulyadi, membenarkan adanya penemuan tersebut.

"Tadi pagi-pagi anak-anak nelayan lagi melaut, menemukan mayat di daerah perairan Cimedang Kecamatan Cikalong. Nelayan calling ke saya, ada temu mayat. Jadi saya bilang ke Satpolairud dan dievakuasi tim SAR gabungan," ujarnya.

Menurut Dedi, posisi penemuan jenazah berada sekitar dua kilometer dari titik evakuasi. "Kalau dari Dermaga Pamayangsari sekitar 17 kilometer jaraknya," jelasnya.

Ia menambahkan, korban diperkirakan sudah beberapa hari berada di laut. "Laki-laki, cuma mukanya sudah hancur tidak dikenali. Kalau badannya alhamdulillah masih utuh, paling sudah tiga harian ngambang," katanya.

Dedi menyebut, nelayan bernama Yana Datuk dan Dede Bogel yang pertama kali menemukan jasad tersebut. "Sudah dievakuasi tadi jam sembilanan, dari lokasi awal sekitar jam tujuhan lebih sama SAR Pamayang," terangnya.

Hingga kini identitas korban belum diketahui. "Belum ada identitas, tapi pakaiannya bagus, bukan pakaian nelayan, usianya sudah dewasa," ujar Dedi.

Ia menduga, korban kemungkinan berasal dari luar daerah, dari Pantai Pangandaran atau dari Cijulang. "Sementara tidak ada (warga sekitar yang hilang). Kayaknya dari daerah Pantai Pangandaran atau Pantai Cijulang karena angin mengarah ke Barat (arah Tasikmalaya)," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement