Ikuti Kami :

Disarankan:

Operasi Ketupat Lodaya 2026: Polres Ciamis Siagakan 338 Personel dan Buka Layanan Penitipan Barang Gratis

Kamis, 12 Maret 2026 | 19:41 WIB
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Polres Ciamis Siagakan 338 Personel dan Buka Layanan Penitipan Barang Gratis
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Polres Ciamis Siagakan 338 Personel dan Buka Layanan Penitipan Barang Gratis. Foto: Febrian Libelvalen.

Kepolisian Resor (Polres) Ciamis resmi memulai Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, di halaman Mapolres Ciamis, Kamis (12/3/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Ciamis resmi memulai Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis, AKBP H. Hidayatullah, di halaman Mapolres Ciamis, Kamis (12/3/2026).

Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

Dalam operasi tahun ini, Polres Ciamis mengerahkan 338 personel yang akan disebar di sembilan titik krusial, mencakup Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), dan Pos Terpadu.

Kapolres Ciamis menekankan perhatian khusus pada wilayah Cikoneng dan Cihaurbeuti yang diprediksi menjadi titik jenuh kepadatan kendaraan.

"Kami menambahkan satu pos pelayanan khusus untuk tim pengurai di wilayah Cikoneng yang bersiaga 24 jam. Ini adalah langkah antisipasi kami terhadap titik-titik rawan kemacetan," ujar AKBP H. Hidayatullah.

Selain fokus pada kelancaran lalu lintas, Polres Ciamis juga memetakan potensi gangguan dari faktor alam. Jalur lintas Cirebon–Ciamis (Panawangan) serta jalur Banjarsari–Pamarican diidentifikasi sebagai zona rawan longsor dan banjir.

"Kami sudah berkoordinasi erat dengan BPBD dan satgas tanggap bencana. Sarana prasarana evakuasi telah disiapkan agar jika terjadi bencana di jalur mudik, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," tambahnya.

Bagi masyarakat Kabupaten Ciamis (Wargi Tatar Galuh) yang akan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, Polres Ciamis memberikan solusi keamanan ekstra. Kapolres mempersilakan warga untuk menitipkan aset berharga mereka di kantor polisi terdekat tanpa dipungut biaya.

"Silakan laporkan ke RT/RW atau Kepala Desa sebelum berangkat. Barang berharga maupun kendaraan bisa dititipkan di Polsek atau Polres Ciamis. Kami siap menampung agar masyarakat bisa mudik dengan tenang tanpa rasa khawatir," tegas Kapolres.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement