Ikuti Kami :

Disarankan:

Orang Tua Korban Gazebo Unsil Ambruk Ungkap Kondisi Anaknya: Tulang Pipi Retak, Mohon Doa Akan Jalani Operasi

Senin, 17 November 2025 | 17:28 WIB
Watermark
Orang Tua Korban Gazebo Unsil Ambruk Ungkap Kondisi Anaknya Tulang Pipi Retak, Mohon Doa Akan Jalani Operasi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K

Reira, satu-satunya mahasiswi yang masih menjalani perawatan intensif setelah tertimpa bangunan gazebo yang ambruk di lingkungan Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya pada Minggu (16/11/2025), masih dirawat di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Reira, satu-satunya mahasiswi yang masih menjalani perawatan intensif setelah tertimpa bangunan gazebo yang ambruk di lingkungan Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya pada Minggu (16/11/2025), masih dirawat di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya.

Sementara itu, belasan mahasiswa lainnya yang ikut menjadi korban dalam insiden tersebut telah dipulangkan dari rumah sakit maupun klinik kampus, dan kini melakukan pemulihan di rumah masing-masing.

Reira, mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Bahasa Indonesia itu, dirawat di Gedung Mitra Batik RSUD dr. Soekardjo. Kondisinya hingga Senin sore (17/11/2025) dikabarkan stabil, namun ia harus menjalani operasi akibat luka yang dialaminya.

Ibu Reira, Tini, mengungkapkan rasa syukur karena putrinya mendapatkan penanganan cepat dari pihak kampus sesaat setelah kejadian.

“Pasca kejadian kemarin, Alhamdulillah dari keluarga kampus Unsil langsung gercep. Saya lihat informasinya di Facebook karena tidak melihat langsung saat dikabari, dan ketika dicek di IGD sudah ditangani,” ujar Tini di RSUD dr. Soekardjo.

Tini mengaku masih merasa kaget dan syok setelah mengetahui putrinya menjadi korban ambruknya gazebo tersebut.

“Namanya orang tua, pasti kaget dan shock,” ungkapnya.

Menurut Tini, putrinya mengalami retak pada tulang pipi sehingga harus menjalani tindakan operasi.

“Alhamdulillah sudah mulai membaik, tapi masih belum bisa banyak bicara. Kami sudah melakukan pemeriksaan dokter, ikhtiar terus dilakukan, mohon doanya agar besok operasinya lancar,” tuturnya.

Tini juga menjelaskan bahwa Reira merupakan mahasiswa semester tiga dan memiliki saudara kembar.

“Adiknya beda fakultas dan kebetulan lagi libur, jadi sedang di rumah. Kakaknya waktu itu ikut latihan drama, jadi ada kegiatan di kampus,” terangnya.

Tini membenarkan seluruh biaya perawatan anaknya ditanggung oleh pihak kampus.

“Kami mohon doanya agar anak saya segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

 

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement