Ikuti Kami :

Disarankan:

Pasar Murah Ramadan di Banjar Disambut Antusias, Warga Serbu Komoditas Lebih Murah

Selasa, 03 Maret 2026 | 15:55 WIB
Watermark
Pasar Murah Ramadan di Banjar Disambut Antusias, Warga Serbu Komoditas Lebih Murah. Foto: NewsTasikmalaya.com/Budiana Martin

Pemerintah Kota Banjar kembali menghadirkan program pasar murah Ramadan sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Banjar kembali menghadirkan program pasar murah Ramadan sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga bahan pokok. 

Kegiatan yang digelar Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (KUKMP) ini berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Banjar, Selasa (3/3/2026), dan langsung diserbu warga.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membantu meringankan beban warga di tengah tren kenaikan harga selama bulan suci.

Kepala Bidang Perdagangan KUKMP Kota Banjar, Riyanti Savitrie, menjelaskan bahwa pasar murah Ramadan digelar secara bergilir di empat kecamatan.

“Pasar murah sudah dilaksanakan pada 24 Februari di Langensari, kemudian 26 Februari di Purwaharja, hari ini 3 Maret di Kecamatan Banjar, dan terakhir dijadwalkan 5 Maret di Kecamatan Pataruman,” ujarnya.

Menurut Riyanti, selisih harga komoditas yang dijual berkisar antara Rp1.000 hingga Rp2.000 lebih murah dibandingkan harga pasar. Meski terlihat kecil, potongan harga tersebut dinilai cukup membantu masyarakat, terutama untuk pembelian dalam jumlah banyak.

Adapun komoditas yang tersedia meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, ayam, daging, bawang merah, bawang putih, cabai, kerupuk, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga stabilisasi harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan,” jelasnya.

Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean pembeli di sejumlah stan bahan pokok. Banyak warga mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini, terutama menjelang Idulfitri ketika harga kebutuhan cenderung meningkat.

Riyanti berharap program serupa tidak hanya dilaksanakan saat Ramadan, tetapi juga bisa menjadi agenda rutin guna menjaga daya beli masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan, minimal sebulan sekali di luar bulan puasa, atau dua bulan sekali,” tambahnya.

Melalui pasar murah Ramadan, Pemkot Banjar berharap dapat menekan potensi lonjakan harga sekaligus menjaga kestabilan pasokan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih tenang dan nyaman.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement