TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Penerbit Erlangga Priangan Timur menyalurkan bantuan sebanyak 500 mushaf Alquran kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Manajer Erlangga Priangan Timur, Dedi Hindayana, kepada Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, saat apel gabungan di Balai Kota Tasikmalaya, Senin (15/12/2025) pagi.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tasikmalaya secara simbolis menyerahkan mushaf Alquran kepada perwakilan penerima manfaat. Selanjutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan ke 10 kecamatan di wilayah Kota Tasikmalaya.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menyampaikan bahwa program bantuan tersebut sejatinya telah direncanakan sejak lama, namun baru dapat direalisasikan pada hari ini.
Ia menuturkan, Penerbit Erlangga selama ini dikenal aktif berkontribusi dalam berbagai kegiatan positif, khususnya yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan literasi. Menurutnya, kolaborasi semacam ini perlu terus disebarluaskan sebagai contoh praktik baik di tengah masyarakat.
Selain itu, Diky juga menyoroti munculnya sejumlah penulis lokal Tasikmalaya yang aktif mengangkat budaya dan sejarah daerah. Ia berharap, para penulis tersebut dapat menjalin kerja sama dengan Penerbit Erlangga untuk mendokumentasikan sejarah Kota Tasikmalaya dalam bentuk buku.
“Masih banyak sejarah Kota Tasikmalaya yang belum terdokumentasi dengan baik. Ini penting untuk dicatat dan diwariskan melalui karya tulis,” ungkapnya.
Diky menambahkan, bantuan mushaf Alquran ini diharapkan turut memperkuat budaya literasi dan keagamaan di Kota Tasikmalaya. Ia juga mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berkarya dan berkreasi secara positif.
Sementara itu, Manajer Erlangga Priangan Timur, Dedi Hindayana, menjelaskan bahwa penyaluran mushaf Al-Qur’an tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang sejalan dengan program Pemerintah Kota Tasikmalaya.
“Selain 500 mushaf Alquran, kami juga menyalurkan 10 buku fatwa MUI yang akan didistribusikan ke masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Dedi menambahkan, Kota Tasikmalaya dipilih karena dikenal sebagai Kota Santri serta menjadi bagian dari wilayah teritorial Erlangga Priangan Timur. Ke depan, pihaknya membuka peluang kerja sama lanjutan dengan pemerintah daerah sesuai kebutuhan dan program yang relevan.
“Harapannya, sinergi ini dapat terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat,” pungkasnya.