Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemancing Hilang di Sungai Ciwulan Kawalu Tasikmalaya, Tim Gabungan Hanya Temukan Motor Korban

Senin, 16 Maret 2026 | 16:22 WIB
Watermark
Pemancing Hilang di Sungai Ciwulan Kawalu Tasikmalaya, Tim Gabungan Hanya Temukan Motor Korban.

Tim gabungan dari Polsek Kawalu Polres Tasikmalaya Kota, BPBD, TNI, bersama warga terus berupaya melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang diduga tenggelam di Sungai Ciwulan, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tim gabungan dari Polsek Kawalu Polres Tasikmalaya Kota, BPBD, TNI, bersama warga terus berupaya melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang diduga tenggelam di Sungai Ciwulan, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Korban diketahui bernama Asep Suherman (47), warga Kampung Lemburgunung, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Korban diduga terseret arus saat sedang mencari ikan di kawasan Kampung Asta Lebak, Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu.

Kapolsek Kawalu, AKP Yusuf Setianto, mengatakan bahwa hingga Senin (16/3/2026) sore, keberadaan korban masih belum ditemukan.

"Sudah dilakukan pencarian tapi belum ketemu. Korban adalah warga yang sedang mencari ikan," ujar AKP Yusuf saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin sore.

Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa bermula pada Minggu (15/3/2026) sekira pukul 16.00 WIB. Korban sempat terlihat oleh rekan sesama pemancing dan berencana untuk pulang. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, debit air Sungai Ciwulan meningkat drastis akibat banjir bandang setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

"Sekitar jam 5 kurang (kemarin) terjadi banjir bandang karena hujan besar. Sampai sekarang korban belum diketemukan, hanya ditemukan sepeda motor milik korban di lokasi," lanjutnya.

Proses pencarian pada hari kedua ini difokuskan dengan menyisir aliran Sungai Ciwulan. Namun, kondisi cuaca yang kembali memburuk memaksa tim untuk berhati-hati.

"Pencarian dilakukan di sepanjang jalur Ciwulan, mulai dari titik Cibeuti sampai Urug. Namun sementara dihentikan karena situasi kembali hujan deras," jelas Kapolsek.

Dalam operasi SAR ini, kepolisian dibantu penuh oleh personel BPBD, TNI, serta relawan warga setempat. Mengingat lokasi kejadian berada di perbatasan, koordinasi terus diperkuat untuk memantau titik-titik hilir sungai yang menjadi kemungkinan posisi korban terbawa arus.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement