Ikuti Kami :

Disarankan:

Pembangunan Tol Getaci Dilanjutkan hingga Tasikmalaya, Diky Chandra: Berdampak Positif, Lahan Produktif Harus Tetap Dilindungi

Kamis, 18 September 2025 | 12:39 WIB
Pembangunan Tol Getaci Dilanjutkan hingga Tasikmalaya, Diky Chandra: Berdampak Positif, Lahan Produktif Harus Tetap Dilindungi
Pembangunan Tol Getaci Dilanjutkan hingga Tasikmalaya, Diky Chandra: Berdampak Positif, Lahan Produktif Harus Tetap Dilindungi.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menegaskan agar pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang segera dilanjutkan pemerintah pusat tidak mengorbankan lahan produktif milik masyarakat. Menurutnya, keberadaan tol memang akan membawa banyak manfaat, tetapi tetap harus ramah lingkungan dan memperhatikan tata ruang daerah.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menegaskan agar pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang segera dilanjutkan pemerintah pusat tidak mengorbankan lahan produktif milik masyarakat. Menurutnya, keberadaan tol memang akan membawa banyak manfaat, tetapi tetap harus ramah lingkungan dan memperhatikan tata ruang daerah.

“Harapan kami dengan adanya Tol Getaci ini jangan sampai memberikan dampak tak ramah lingkungan atau menutup jalur air. Lahan produktif pun harus terlindungi,” ujar Diky saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (18/9/2025).

Diky menjelaskan, pada masa lalu pemerintah daerah memiliki wewenang penuh menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), termasuk menentukan wilayah pertanian, industri, hingga pemukiman. Namun kini kewenangan tersebut sebagian besar ditarik ke pusat.

“Kami di daerah sebenarnya lebih tahu kondisi wilayah, mana yang lahan pertanian produktif, mana kawasan industri, mana yang rentan. Sekarang semuanya diatur pusat. Kami hanya berharap perencanaannya tetap mengacu pada Kajian Lingkungan Strategis (KLS) dan Amdal,” tambahnya.

Meski memberi catatan, Diky mengakui tol akan memberikan dampak positif besar, terutama pada peningkatan mobilitas, perdagangan, dan konektivitas. Tasikmalaya, yang menjadi pusat kegiatan wilayah Priangan Timur dan Pangandaran, diprediksi bakal semakin ramai kunjungan jika akses tol sudah tersedia.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Presiden Prabowo Subianto telah memastikan pembangunan Tol Getaci akan dilanjutkan bersama dengan Tol Gilimanuk–Mengwi. Kedua proyek itu masuk dalam daftar 19 jalan tol baru yang siap dilelang tahun depan, dengan total nilai investasi Rp408,68 triliun.

Sebagai informasi, rencana awal Tol Getaci sepanjang 206,65 km dibangun dalam dua tahap, yakni segmen Gedebage–Tasikmalaya (95,52 km) dan segmen Tasikmalaya–Cilacap (111,13 km). Namun, pada tahap terbaru, pembangunan akan dipangkas hanya untuk ruas Gedebage–Tasikmalaya, sementara segmen menuju Cilacap ditunda.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement