Ikuti Kami :

Disarankan:

Pembinaan Desa 2026 di Kawali, Bupati Ciamis Tekankan Soliditas dan Pengawasan Dana Desa

Senin, 26 Januari 2026 | 17:11 WIB
Pembinaan Desa 2026 di Kawali, Bupati Ciamis Tekankan Soliditas dan Pengawasan Dana Desa
Pembinaan Desa 2026 di Kawali, Bupati Ciamis Tekankan Soliditas dan Pengawasan Dana Desa.

Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026. Kali ini, pembinaan digelar bagi seluruh desa di Kecamatan Kawali dan dipusatkan di Aula Kecamatan Kawali, pada Senin (26/1/2025).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Pemerintah Kabupaten Ciamis terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2026. Kali ini, pembinaan digelar bagi seluruh desa di Kecamatan Kawali dan dipusatkan di Aula Kecamatan Kawali, pada Senin (26/1/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 11 desa se-Kecamatan Kawali, dengan peserta terdiri atas kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sekretaris desa, bendahara desa, serta perangkat desa terkait. Hadir langsung dalam agenda tersebut Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, unsur Kecamatan Kawali, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Dalam arahannya, Bupati Herdiat menyampaikan bahwa pembinaan dan pengawasan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah agar soliditas dan kebersamaan pemerintahan desa tetap terjaga. Ia mengingatkan bahwa pemahaman aturan saja tidak cukup tanpa disertai sinergi antarunsur desa.

“Pemerintah desa itu terdiri dari kepala desa dan perangkatnya bersama BPD. Dalam aturan sudah jelas fungsi dan tugas masing-masing. Tetapi yang paling penting adalah sinergi dan kebersamaan. Kalau tidak solid, sebaik apa pun memahami aturan, hasilnya tetap tidak akan baik,” ujar Herdiat.

Herdiat juga memaparkan kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi tantangan serius. Ia menyebutkan, APBD Kabupaten Ciamis mengalami penurunan signifikan sejak pandemi Covid-19. Pada 2019, APBD Ciamis tercatat lebih dari Rp3,1 triliun, namun kini berada di kisaran Rp2,3 triliun.

“Artinya ada penurunan hampir Rp900 miliar. Ini tentu sangat berat, baik bagi pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, hingga tahun anggaran 2025–2026, keuangan daerah masih dibayangi defisit sekitar Rp150 miliar. Kendati demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen memenuhi pelayanan dasar masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Di hadapan para kepala desa dan perangkat desa, Bupati Herdiat memberikan penekanan khusus terkait pengelolaan keuangan desa. Ia mengingatkan agar seluruh pihak berhati-hati dan tidak bermain-main dengan keuangan desa.

“Korupsi itu bukan hanya memperkaya diri sendiri, tapi juga memperkaya orang lain, kelompok, atau pihak tertentu. Dana pemerintah harus betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Sekecil apa pun pelanggaran, tetap ada konsekuensi hukumnya. Kepala desa adalah penanggung jawab utama, tidak bisa lepas tangan,” tegasnya.

Menurut Herdiat, lemahnya komunikasi antara pemerintah desa dan BPD kerap menjadi pemicu persoalan. Ia menegaskan bahwa kedua unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

“Di kabupaten, bupati dan DPRD itu satu kesatuan. Di desa pun sama, kepala desa, perangkat desa, dan BPD harus berjalan bersama,” katanya.

Menghadapi keterbatasan anggaran dan tantangan daerah, Herdiat menilai kolaborasi, kerja sama, dan gotong royong menjadi kunci utama agar roda pemerintahan dan pembangunan tetap bergerak. Ia juga mengapresiasi kuatnya kepedulian sosial masyarakat Ciamis yang dinilai berkontribusi terhadap berbagai capaian daerah, termasuk predikat sebagai salah satu daerah terbersih.

Menutup arahannya, Bupati Ciamis mengimbau pemerintah desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Ia meminta desa aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, guna mengantisipasi risiko bencana.

“Kondisi cuaca saat ini perlu diwaspadai. Jaga lingkungan, saluran air, dan sampaikan ke masyarakat agar kita semua lebih siap,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement