Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Banjar Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk 325 UMKM Melalui Program BUMI Masagi

Rabu, 15 Oktober 2025 | 16:57 WIB
Pemkot Banjar Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk 325 UMKM Melalui Program BUMI Masagi
Pemkot Banjar Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk 325 UMKM Melalui Program BUMI Masagi. Foto: Ilustrasi/Istimewa

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku usaha mikro melalui program BUMI Masagi (Bantuan Usaha Mikro Mandiri dan Berdaya Saing).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku usaha mikro melalui program BUMI Masagi (Bantuan Usaha Mikro Mandiri dan Berdaya Saing). Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot dalam memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan mendukung keberlangsungan pelaku usaha kecil.

Tahun 2025, tercatat sebanyak 325 pelaku UMKM menerima bantuan senilai Rp1 juta per usaha, yang ditransfer langsung ke rekening penerima. Jumlah ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 2.000 penerima. Meski demikian, Pemkot Banjar tetap berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan program tersebut sebagai strategi intervensi ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi nasional.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap pelaku usaha mikro yang menghadapi kendala permodalan. Kami berharap bantuan ini dapat mendorong mereka untuk bertahan, berkembang, dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujar Sri Sobariah, Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskukmp) Kota Banjar melalui Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Ina Rosnidar Suhlya, Rabu (15/10/2025).

Ina menjelaskan, program BUMI Masagi tidak hanya memberikan bantuan tunai, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat lokal serta memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro yang selama ini kesulitan memperoleh dukungan finansial.

“Bantuan ini bersifat stimulan, namun kami ingin dampaknya berkelanjutan. Melalui program ini, kami ingin pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas pasar, termasuk ke platform digital,” tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan dana, Pemkot Banjar juga tengah membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem UMKM. Upaya tersebut meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, serta fasilitasi pemasaran digital dan jejaring distribusi produk lokal.

Dengan langkah berkelanjutan ini, diharapkan UMKM Banjar dapat naik kelas—tidak hanya bertahan di tengah tantangan ekonomi, tetapi juga tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement