Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Banjar Salurkan Program Berdaya Didik untuk 1.500 Siswa Kurang Mampu

Kamis, 30 Oktober 2025 | 10:42 WIB
Pemkot Banjar Salurkan Program Berdaya Didik untuk 1.500 Siswa Kurang Mampu
Pemkot Banjar Salurkan Program Berdaya Didik untuk 1.500 Siswa Kurang Mampu.

Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Program Berdaya Didik.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Program Berdaya Didik.

Program bantuan sosial ini difokuskan untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) serta menekan angka putus sekolah di jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama.

Kepala Disdikbud Kota Banjar, Dedi Suardi, menyampaikan bahwa capaian pelaksanaan program tersebut saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Tahun ini, bantuan akan disalurkan kepada 1.500 siswa dari keluarga tidak mampu yang belum menerima bantuan sosial pendidikan dari pemerintah pusat.

“Target awal kami sebanyak 2.000 siswa, masing-masing 1.000 siswa SD dan 1.000 siswa SMP. Namun setelah dilakukan verifikasi, ada sekitar 500 siswa yang sudah mendapatkan bantuan lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP), sehingga tidak bisa menerima ganda,” ujar Dedi, Kamis (30/10/2025).

Dari total penerima manfaat, terdapat 814 siswa SD dan 724 siswa SMP yang akan memperoleh bantuan. Setiap siswa SD akan menerima Rp500 ribu, sedangkan siswa SMP mendapatkan Rp1 juta.

Dedi menjelaskan, proses penyaluran bantuan masih menunggu tahap penandatanganan dan dijadwalkan akan dilakukan pada 10 November 2025.

“Program ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Banjar dalam memastikan anak-anak dari keluarga rentan tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya,” ungkapnya.

Program Berdaya Didik sendiri telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir sebagai bagian dari strategi daerah untuk memperkuat akses pendidikan dasar yang inklusif dan berkeadilan di Kota Banjar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement