Ikuti Kami :

Disarankan:

Pemkot Tasikmalaya Akan Perbaiki Rumah Ambruk Milik Warga Mangkubumi

Rabu, 29 Oktober 2025 | 20:20 WIB
Watermark
Pemkot Tasikmalaya Akan Perbaiki Rumah Ambruk Milik Warga Mangkubumi. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya segera memperbaiki rumah milik pasangan suami istri, Ii Sutinah (38) dan Nana Mulyana (48), warga Kampung Nangela, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, yang ambruk beberapa waktu lalu.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya segera memperbaiki rumah milik pasangan suami istri, Ii Sutinah (38) dan Nana Mulyana (48), warga Kampung Nangela, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, yang ambruk beberapa waktu lalu.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, meninjau langsung kondisi rumah tersebut pada Rabu (29/10/2025) sore. Dalam kunjungan itu, ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan segera membantu perbaikan rumah yang rusak parah akibat usia bangunan yang sudah tua.

“Alhamdulillah, salah satu rumah warga yang ambruk bertepatan dengan Hari Jadi Kota Tasikmalaya bisa segera kita bantu. Dalam waktu dekat, Pemkot Tasikmalaya bersama pihak terkait akan membangun kembali rumah ini,” ujar Viman.

Menurutnya, program bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Tasikmalaya dengan berbagai pihak, termasuk Bank BJB, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.

Meski tengah memperingati Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24, Viman menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menutup mata terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.

“Saat kita bergembira merayakan hari jadi, ada warga yang sedang berduka karena rumahnya roboh. Pemkot tidak boleh abai terhadap situasi ini,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa data rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Tasikmalaya telah terpetakan melalui sistem pendataan resmi. Namun, proses perbaikannya membutuhkan waktu dan penyesuaian anggaran.

“Kasus rumah Bu Ii ini memang sudah masuk dalam daftar rumah yang akan diperbaiki. Bukan karena momen tertentu, tapi karena memang sudah menjadi prioritas berdasarkan data yang ada,” jelas Viman.

Selain membantu perbaikan rumah, Pemkot Tasikmalaya juga memberikan bantuan bahan pangan dan perlengkapan rumah tangga untuk keluarga korban.

“Kami berupaya agar rumah-rumah tidak layak huni di Kota Tasikmalaya bisa terus diintervensi secara bertahap. Yang penting, pemerintah hadir menjadi solusi bagi warganya,” tambahnya.

Sementara itu, Ii Sutinah mengungkapkan, bagian atap rumahnya ambruk pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, tanpa ada hujan atau angin kencang.

“Kondisi bangunan memang sudah tua. Tiba-tiba bagian belakang rumah ambruk, tapi Alhamdulillah tidak ada yang tertimpa. Kami tinggal berempat, suami kerja di Bandung,” ujarnya.

Ii pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari pemerintah.

“Kami belum punya biaya untuk memperbaiki rumah. Syukur Alhamdulillah ada bantuan dari Pemkot dan pihak lain,” tuturnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perwaskim) Kota Tasikmalaya, Nanan Sulaksana, menambahkan bahwa jumlah rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Tasikmalaya mencapai sekitar 98 ribu unit atau sekitar 51 persen dari total rumah yang ada.

“Dari jumlah itu, tahun ini kami sudah mengidentifikasi sekitar 600 unit, dan 420 di antaranya sudah diverifikasi. Kami terus memperbarui data sesuai dengan hasil pemantauan lapangan dan data dari Kementerian PUPR serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelas Nanan.

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement