TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mulai mematangkan perencanaan pembangunan untuk tahun 2026. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, melakukan refleksi atas pelaksanaan program pemerintah sepanjang tahun 2025 sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan ke depan.
Viman mengakui bahwa dalam pelaksanaan program pada tahun 2025 terdapat sejumlah capaian positif, namun juga masih ditemukan berbagai kekurangan yang perlu dibenahi.
“Kekurangan-kekurangan yang ada akan kami evaluasi dan jadikan acuan dalam perencanaan tahun 2026. Sementara kelebihan yang sudah dicapai akan kami jadikan dasar untuk memperkuat program ke depan,” ujar Viman usai melakukan monitoring perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jalan HZ Mustofa, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Ia menegaskan, Pemkot Tasikmalaya optimistis pada tahun 2026 seluruh program prioritas dapat berjalan lebih maksimal dengan perencanaan yang lebih matang dan terukur.
“Alhamdulillah, beberapa program sudah berjalan, meskipun ada juga yang belum optimal. Namun di 2026 kami akan tancap gas dengan perencanaan yang lebih baik,” katanya.
Lebih lanjut, Viman menyebutkan bahwa prioritas utama Pemkot Tasikmalaya pada tahun 2026 adalah penguatan intervensi terhadap enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
“Enam SPM tersebut meliputi Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perwaskim), serta Satpol PP. Ini berkaitan langsung dengan indikator kinerja daerah dan kepala daerah,” jelasnya.
Selain fokus pada SPM, Pemkot Tasikmalaya juga akan melakukan inventarisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, sekaligus memetakan sektor-sektor strategis yang berkaitan dengan perumusan kebijakan pembangunan.
“Kami petakan komitmen setiap sektor dan memastikan indikator makro daerah bisa lebih baik. Data dari BPS akhir 2025 dan awal 2026 akan menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan,” pungkas Viman.
Dengan langkah tersebut, Pemkot Tasikmalaya berharap pembangunan pada tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat.