Ikuti Kami :

Disarankan:

Pencarian Remaja Tenggelam di Muara Cijolang-Citanduy Banjar Diperluas di Hari Kedua

Senin, 14 Juli 2025 | 18:51 WIB
Watermark
Pencarian Remaja Tenggelam di Muara Cijolang-Citanduy Banjar Diperluas di Hari Kedua. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin.

Upaya pencarian terhadap Muhammad Hildan (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di pertemuan Sungai Cijolang, Citapen, dan Citanduy, kembali dilanjutkan pada hari kedua, Senin (14/7/2025), dengan skala yang lebih besar dan melibatkan banyak pihak.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Upaya pencarian terhadap Muhammad Hildan (14), remaja yang dilaporkan tenggelam di pertemuan Sungai Cijolang, Citapen, dan Citanduy, kembali dilanjutkan pada hari kedua, Senin (14/7/2025), dengan skala yang lebih besar dan melibatkan banyak pihak.

Tim gabungan dari BPBD Kota Banjar, BPBD Ciamis, BPBD Cilacap, PMI, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan dari Tagana dan Jabar Bergerak mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WIB. Penyisiran dilakukan dengan radius 100 meter dari titik dugaan tenggelamnya korban, menggunakan tiga unit perahu LCR.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar korban segera ditemukan. Semua unsur dikerahkan, baik peralatan maupun personil,” ujar Kasi Darlog BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana.

Hildan, warga Dusun Cibentang RT 21 RW 09, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, diketahui berenang bersama dua temannya sebelum terseret arus deras ke tengah muara. Peristiwa tersebut disaksikan warga sekitar yang langsung melaporkannya kepada pihak berwenang.

Pada hari pertama, pencarian dilakukan menggunakan dua perahu dan melibatkan empat personil, namun belum membuahkan hasil. Untuk meningkatkan efektivitas, pencarian hari kedua diperkuat dengan tambahan personil dan sarana.

Selain melakukan penyisiran di perairan, tim juga melibatkan warga sekitar dan relawan untuk mencari petunjuk tambahan. Koordinasi antarwilayah terus dilakukan agar setiap informasi terbaru dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami imbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan di sepanjang aliran sungai,” pungkas Yudi.

Tim gabungan menyatakan komitmen penuh dalam operasi pencarian ini dan berharap korban segera ditemukan, sehingga keluarga mendapatkan kejelasan nasib anak mereka.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement