Ikuti Kami :

Disarankan:

Penutupan MPLS SMAN 1 Ciamis, Asda I Jabar Dorong Pembentukan Karakter Lewat Panca Waluya

Jumat, 18 Juli 2025 | 20:40 WIB
Watermark
Penutupan MPLS SMAN 1 Ciamis, Asda I Jabar Dorong Pembentukan Karakter Lewat Panca Waluya. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian L.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 1 Ciamis mendapat perhatian istimewa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026 di SMA Negeri 1 Ciamis mendapat perhatian istimewa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penutupan kegiatan yang berlangsung pada Jumat (18/7/2025) diwarnai dengan kehadiran langsung Asisten Daerah I (Asda I) Pemprov Jabar, Drs. H. Asep Sukmana, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Asep mengungkapkan bahwa pelibatan pejabat eselon II dalam MPLS merupakan instruksi langsung dari Gubernur Jawa Barat.

“Sebetulnya ini bukan hanya spesial untuk SMAN 1 Ciamis, tapi seluruh Jawa Barat. Semua pejabat eselon II ditugaskan mendampingi MPLS dari pembukaan hingga penutupan,” kata Asep.

Menurutnya, langkah ini mencerminkan keseriusan Pemprov Jabar dalam menjadikan MPLS sebagai fondasi pembentukan karakter siswa, bukan sekadar seremoni tahunan.

“MPLS ini pondasi karakter. Lima hari ini menjadi dasar dari proses tiga tahun ke depan. Nilai-nilai seperti cager, bager, bener, pinter, dan singer digelorakan kembali,” ujarnya.

Tahun ini, Jawa Barat mengusung pendekatan baru bernama MPLS Panca Waluya, yang disebut Asep sebagai satu-satunya konsep khas di Indonesia. 

“Tahun lalu masih mengacu standar nasional, tapi sekarang kita hadirkan yang berbeda. MPLS Panca Waluya menjadi identitas Jawa Barat,” katanya.

Asep juga menyoroti keterlibatan unsur TNI dan Polri dalam pelaksanaan MPLS, yang menurutnya merupakan bagian dari kolaborasi strategis di bidang pendidikan.

“Kita libatkan TNI-Polri untuk memperkuat jiwa korsa, kedisiplinan, dan kebersamaan. Ini tidak hanya berlaku di MPLS, tetapi juga di berbagai kegiatan pendidikan lainnya,” tuturnya.

Penutupan MPLS turut dihadiri perwakilan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII, Hj. Widhy Kurniatun. Dalam momen simbolis, Asep Sukmana melepas nametag peserta sebagai tanda resmi berakhirnya MPLS.

Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah memberikan penghargaan kepada 10 siswa terbaik hasil asesmen selama MPLS. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Asda I Jawa Barat.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement