TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota terus mendalami kasus pengeroyokan terhadap dua remaja pria yang terjadi di wilayah Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa kekerasan tersebut menimpa dua pelajar berinisial MA (17), warga Kecamatan Cibeureum, dan F (17), warga Kecamatan Kawalu. Keduanya diduga dikeroyok oleh sekelompok orang yang merupakan anggota geng motor pada Sabtu (13/12/2025) lalu.
Kendala Rekaman CCTV
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, menjelaskan bahwa tim penyidik sedang bekerja keras mengidentifikasi para pelaku melalui analisis rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun, ia mengakui adanya kendala teknis di lapangan.
"Kita masih melakukan penyelidikan, masih nanya-nanya orang yang ada di sekitar lokasi, dan mengumpulkan CCTV untuk dilakukan analisa," ujar AKP Herman saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2025) pagi.
Ia menambahkan bahwa kualitas visual menjadi hambatan utama dalam proses identifikasi kendaraan pelaku.
"Banya kualitas CCTV yang jelek, karena posisinya jauh, jadi hanya lewat-lewat, dan kita masih memastikan kendaraan apa yang digunakan sama dia (geng motor). Jauh jaraknya jadi gak jelas gambarnya," pungkasnya.
Empat Saksi Jalani Pemeriksaan Resmi
Sejauh ini, kepolisian telah memintai keterangan dari berbagai pihak. Dari sekian banyak orang yang dimintai keterangan di lokasi, empat di antaranya telah diperiksa secara resmi di markas komando.
"Ada empat orang yang sudah diperiksa, tapi yang lain banyak, hanya ngobrol saja, gak semua dibawa, hanya empat orang dibawa ke kantor karena resmi kesaksian," jelas Herman.
Diduga Pelaku Lama
Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan dan pola kejadian di wilayah tersebut, polisi mencurigai beberapa nama. Kecurigaan ini merujuk pada rekam jejak kriminalitas serupa yang pernah terjadi di titik lokasi yang berdekatan.
"Yang dicurigai ada, mengingat dulu pernag kasus kakek dilempar batu, itu TKP-nya masih di sekitar sana, ada beberapa orang yang dicurigai tapi masih pendalaman dulu," ungkapnya.
Pihak Polres Tasikmalaya Kota mengimbau masyarakat yang memiliki informasi tambahan atau melihat kejadian tersebut untuk melapor guna mempercepat proses penangkapan para pelaku.