Ikuti Kami :

Disarankan:

Polsek Tawang Dukung Program Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Kawalu

Sabtu, 13 September 2025 | 17:32 WIB
Polsek Tawang Dukung Program Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Kawalu
Polsek Tawang Dukung Program Ketahanan Pangan, Dampingi Petani Jagung di Kawalu.

Polsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota turut serta mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dengan membantu pengelolaan dan pendampingan lahan jagung di Kampung Pasangrahan, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (13/9/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Polsek Tawang Polres Tasikmalaya Kota turut serta mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dengan membantu pengelolaan dan pendampingan lahan jagung di Kampung Pasangrahan, Kelurahan Talagasari, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (13/9/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tawang, IPTU Sumarso, S.H.I, bersama jajaran personelnya. Mereka ikut melakukan pembinaan, pendampingan, serta membantu pengelolaan lahan seluas kurang lebih 6,5 hektare yang ditanami jagung. Lahan tersebut sebelumnya merupakan Lahan Bekas Sawah (LBS) dan kini dikelola oleh kelompok tani Tunas Pratama.

“Setiap bhabinkamtibmas bertanggung jawab mengelola lahan sekitar satu hektare. Polri hadir untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat,” ujar IPTU Sumarso.

Dalam kesempatan itu, Polsek Tawang tidak hanya membantu proses pertanian mulai dari penanaman bibit hingga masa panen, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan kesadaran hukum kepada warga binaan. Hal ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.I.K., M.Si, selaku penanggung jawab program, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan komitmen Polri mendukung swasembada pangan.

Dengan masa tanam sekitar 80–120 hari, lahan jagung di Kawalu ditargetkan bisa dipanen hingga tiga kali dalam setahun. Sistem pengelolaan dilakukan bergiliran: sebagian lahan ditanami, sebagian lagi siap panen, dan sisanya dalam tahap persiapan tanam.

Hasil kegiatan ini tidak hanya membantu terwujudnya program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, tetapi juga mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan mampu memberi rasa aman serta mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement