Ikuti Kami :

Disarankan:

Pot Bunga DLH Ambruk di Trotoar Dekat Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Puingnya Masih Berserakan

Senin, 18 Agustus 2025 | 12:43 WIB
Watermark
Pot Bunga DLH Ambruk di Trotoar Dekat Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Puingnya Masih Berserakan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Sebuah pot bunga milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya yang ditempatkan di trotoar jalan dekat Masjid Agung mendadak ambruk. Pot yang ditanami bunga bugenvil itu kini terlihat berserakan di sekitar trotoar dan menimbulkan perhatian masyarakat, Senin (18/8/2025) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebuah pot bunga milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya yang ditempatkan di trotoar jalan dekat Masjid Agung mendadak ambruk. Pot yang ditanami bunga bugenvil itu kini terlihat berserakan di sekitar trotoar dan menimbulkan perhatian masyarakat, Senin (18/8/2025) siang.

Belum diketahui secara pasti waktu pot tersebut ambruk. Namun, kondisinya saat ini cukup memprihatinkan karena dibiarkan berserakan di area publik.

Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lokasi mengaku tidak mengetahui kapan pot bunga itu roboh. "Gak tau yah kalau ambruknya, tau-tau pas kesini udah posisi gini," ujar seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan, pada Sabtu lalu pot masih berdiri kokoh. "Jumat sama Sabtu masih ada, gak tau pas malam Minggunya, karena minggunya udah ambruk," ungkapnya.

Pedagang tersebut juga menyebut, sebelum roboh pot sudah terlihat retak. "Gak tau tersenggol orang gak tau memang kehujanan, lalu ambruk, karena awalnya juga pot ini poisis sudah pada retak," jelasnya.

Menurutnya, posisi pot bunga yang terlalu tinggi juga dapat membahayakan pejalan kaki. "Kalau yang sana (depan tulisan Masjid Agung) pendek. Kalau di sini di sammping emang tinggi, jadi takut ambruk kena yang lain," bebernya.

Pot bunga tersebut sebelumnya dipasang DLH untuk memperindah kawasan pusat kota dalam rangka mendukung program Wali Kota Tasikmalaya “Tasik Resik” sekaligus persiapan menghadapi penilaian Adipura.

Hingga berita ini diturunkan, Kabid Tata Lingkungan DLH Kota Tasikmalaya, Wiwin Nuraini, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui pesan singkat maupun sambungan telepon.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement