Ikuti Kami :

Disarankan:

Presiden Republik Air Tasikmalaya Soroti Keberadaan TPS di Kompleks Olahraga Dadaha, Harus Dipindahkan!

Rabu, 27 Agustus 2025 | 18:12 WIB
Watermark
Presiden Republik Air Tasikmalaya Soroti Keberadaan TPS di Kompleks Olahraga Dadaha, Harus Dipindahkan!. Foto: NewsTasikmalaya.com/Tian K.

Presiden Republik Air Tasikmalaya, Harniawan Obech, menyampaikan keprihatinannya terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Presiden Republik Air Tasikmalaya, Harniawan Obech, menyampaikan keprihatinannya terkait keberadaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha, Kota Tasikmalaya.

Menurut Obech, lokasi TPS yang berdekatan dengan fasilitas olahraga dan area kuliner tidak tepat.

“Menurut saya itu kan kompleks olahraga itu semestinya agak jauh dari TPS. Apalagi kalau kita melihat itu dekat shelter makanan, ini kan tidak sehat,” ujarnya saat ditemui di kawasan Dadaha, Rabu (27/8/2025) siang.

Ia menambahkan, tata kelola TPS yang kurang maksimal menyebabkan sampah plastik dan sisa makanan meluber, menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat. Obech pun berharap agar TPS tersebut segera dipindahkan.

“Kawasan Dadaha itu sebuah kawasan olahraga. Tapi bukan tempat olahraga saja, tapi menjadi ruang publik untuk masyarakat Kota Tasikmalaya dan siapapun yang datang ke sini itu bisa refreshing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan keberadaan TPS di kawasan olahraga jelas tidak tepat dan harus segera ditangani.

“Intinya, keberadaan TPS di kawasan olahraga tidak bagus. Kalau bisa harus segera dipindahkan,” tegas Obech.

Sementara itu, Plt Kepala UPTD Dadaha, Yudi, mengungkapkan persoalan TPS di kawasan Dadaha sudah lama menjadi pembahasan, baik dengan DPRD maupun masyarakat sekitar. Menurutnya, keberadaan TPS berdampak pada pemanfaatan shelter yang disediakan pemerintah.

“Dulu kan itu tempat penampungan para pedagang kaki lima. Nah, dipindahkan ke sana, mereka pada gak mau, karena bau sampah yang menyengat,” kata Yudi.

Yudi menambahkan, usulan pemindahan TPS juga sudah disampaikan kepada Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.

“Saya setuju untuk dipindahkan, nantinya PKL kembali ke shelter. Dan masalah TPS ini sudah saya sampaikan ke Pak Wali, dan beliau merespon positif serta setuju untuk memindahkan TPS,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement