Ikuti Kami :

Disarankan:

Produk Warga Binaan Lapas Banjar Tembus Galeri UMKM

Rabu, 24 Desember 2025 | 14:22 WIB
Produk Warga Binaan Lapas Banjar Tembus Galeri UMKM
Produk Warga Binaan Lapas Banjar Tembus Galeri UMKM. Foto: Martin.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar semakin serius memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan lewat keikutsertaan dalam Bazar UMKM yang dirangkaikan dengan Grand Opening Galeri UMKM Sukma Kenanga dan Sekretariat DEKRANASDA Kota Banjar, sekaligus Closing Ceremony UMKM Naik Kelas 2025, Rabu (24/12/2025).

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar semakin serius memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan. Kali ini, komitmen tersebut diwujudkan lewat keikutsertaan dalam Bazar UMKM yang dirangkaikan dengan Grand Opening Galeri UMKM Sukma Kenanga dan Sekretariat DEKRANASDA Kota Banjar, sekaligus Closing Ceremony UMKM Naik Kelas 2025, Rabu (24/12/2025).  

Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, produk Warga Binaan Dipamerkan di Komplek Perkantoran Purwaharja, Lapas Banjar menampilkan berbagai produk unggulan hasil karya warga binaan. Ajang ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan produk agar mampu bersaing di pasar UMKM.  

Tak hanya sekadar pameran, kegiatan ini juga menegaskan bahwa pembinaan di lapas tidak berhenti pada pembentukan sikap dan disiplin, tetapi juga menyentuh aspek keterampilan serta nilai ekonomi.  

"Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah KARPI (Keripik Karya Napi). Produk ini kini resmi dipasarkan di Galeri UMKM Sukma Kenanga Kota Banjar sebagai etalase unggulan UMKM daerah," katanya.

"Masuknya KARPI ke galeri menjadi bukti pengakuan atas kualitas karya warga binaan sekaligus keberhasilan pembinaan yang dilakukan Lapas Banjar," sambungnya.

Dalam program pembinaan kemandirian, warga binaan dibekali pengetahuan mulai dari produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk. Keikutsertaan dalam bazar UMKM diharapkan membuka jejaring pemasaran lebih luas dan meningkatkan kepercayaan diri warga binaan terhadap karya mereka.  

Tutut, menegaskan bahwa kegiatan ini bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan. “Produk hasil warga binaan kami dorong untuk naik kelas dan masuk ke ekosistem UMKM. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal nyata bagi warga binaan untuk mandiri dan produktif setelah bebas,” ujarnya.  

Dengan terlibat langsung dalam kegiatan UMKM daerah, Lapas Banjar berupaya memastikan pembinaan tidak berhenti di balik tembok lapas. 

"Warga binaan diharapkan siap berkontribusi positif dalam pembangunan ekonomi masyarakat setelah kembali ke tengah komunitas," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement