Ikuti Kami :

Disarankan:

Puluhan Calon Mitra Program MBG di Banjar Diduga Tertipu, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Jumat, 23 Januari 2026 | 11:12 WIB
Puluhan Calon Mitra Program MBG di Banjar Diduga Tertipu, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Puluhan Calon Mitra Program MBG di Banjar Diduga Tertipu, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah.

Sejumlah calon mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar diduga menjadi korban penipuan dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kasus ini mencuat setelah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengunggah video yang menampilkan para korban melalui akun Facebook pribadinya.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com - Sejumlah calon mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar diduga menjadi korban penipuan dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kasus ini mencuat setelah Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengunggah video yang menampilkan para korban melalui akun Facebook pribadinya.

Dalam video tersebut, Sony menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima audiensi dari sejumlah calon mitra yang mengaku menjadi korban penipuan. Berdasarkan laporan yang diterima, aksi penipuan tersebut diduga dilakukan secara masif dengan jumlah korban mencapai puluhan orang.

“Hari ini saya kedatangan beberapa calon mitra Program MBG yang menjadi korban penipuan. Setidaknya ada 21 orang korban dengan total kerugian yang tidak sedikit,” ujar Sony, Rabu, (14/1/2026) lalu.

Sony menjelaskan, nilai kerugian yang dialami para korban bervariasi, mulai dari Rp 125 juta hingga Rp 200 juta per orang. Dari tiga korban yang telah melapor secara langsung, total kerugian telah menembus ratusan juta rupiah.

Ia menambahkan, identitas terduga pelaku penipuan telah diketahui. Oleh karena itu, Sony mendorong seluruh korban agar segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat penegak hukum agar dapat diproses secara hukum.

“Nama terduga sudah saya ketahui, wajahnya juga sudah saya ketahui. Kami minta ketiga calon mitra Program MBG ini untuk melapor agar diproses penyidikan dan hukum,” tegasnya.

Menurut Sony, modus penipuan yang digunakan pelaku adalah dengan menawarkan penjualan “titik lokasi” Program MBG. Pelaku mengklaim memiliki akses khusus untuk mempercepat persetujuan usulan mitra atau memperbaiki kerja sama, dengan mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat di lingkungan BGN.

Sony mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan jalur cepat atau menunjukkan foto bersama pejabat sebagai bentuk legitimasi.

“Foto dengan pejabat tidak berarti ada persetujuan untuk melakukan tindakan-tindakan seperti itu. Jangan ragu-ragu. Lawan penipuan yang mencoreng program mulia ini. Laporkan, proses hukum, dan seret para pelaku ke meja hijau,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa Program MBG merupakan program resmi pemerintah yang tidak memungut biaya apa pun dari calon mitra. Masyarakat diminta untuk waspada terhadap pihak yang mengaku memiliki akses khusus atau menawarkan penjualan titik lokasi.

"Program MBG adalah program resmi pemerintah yang tidak memungut biaya apapun dari calon mitra. Masyarakat harus lebih berhati-hati," ucapnya.

Salah seorang korban, Hendri Purnomo, yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Banjar, membenarkan adanya laporan tersebut ke BGN. Ia mengaku hadir mewakili saudaranya yang menjadi korban penipuan dengan kerugian sebesar Rp 125 juta.

Hendri menjelaskan, saudaranya dijanjikan titik koordinat untuk dapur MBG melalui jalur cepat oleh seorang oknum yang mengaku memiliki relasi dengan BGN. Janji tersebut disampaikan pada 28 Desember 2025, namun hingga 5 Januari 2026 tidak pernah terealisasi.

"Dijanjikan jalur cepat oleh istilahnya broker. Katanya 28 Desember buka portal, tapi ditunggu tidak ada kabar. Kemarin sudah ada saran dari BGN agar membuat laporan,” ujar Hendri.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement