Ikuti Kami :

Disarankan:

Puncak Arus Balik Terlewati, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota Sebut Volume Kendaraan di Gentong Mulai Melandai

Selasa, 24 Maret 2026 | 22:44 WIB
Watermark
Puncak Arus Balik Terlewati, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota Sebut Volume Kendaraan di Gentong Mulai Melandai. Foto: Kristian.

Situasi arus balik Lebaran 2026 di Jalur Arteri Selatan Jawa Barat mulai menunjukkan tren penurunan signifikan pada Selasa (24/3/2026) malam. Setelah dihantam gelombang kendaraan selama tiga hari terakhir, kawasan Lingkar Gentong kini terpantau relatif lebih terkendali.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Situasi arus balik Lebaran 2026 di Jalur Arteri Selatan Jawa Barat mulai menunjukkan tren penurunan signifikan pada Selasa (24/3/2026) malam. Setelah dihantam gelombang kendaraan selama tiga hari terakhir, kawasan Lingkar Gentong kini terpantau relatif lebih terkendali.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, mengonfirmasi bahwa kepadatan yang terjadi sejak pagi hari tidak sedramatis hari sebelumnya. Penurunan ini menandakan sebagian besar pemudik telah kembali ke kota asal untuk memulai aktivitas perkantoran.

"Alhamdulillah, malam ini arus relatif lebih menurun. Secara statistik, tingkat volume arus balik memang menunjukkan penurunan dibandingkan hari kemarin," ujar AKP Riki di Pos Terpadu Letter U Gentong, Selasa malam.

Sepanjang periode arus balik H+1 hingga H+3, Satlantas Polres Tasikmalaya Kota tercatat telah memberlakukan sistem satu arah (one way) sebanyak lima hingga enam kali guna menguras kepadatan dari arah Timur menuju Barat.

"Selama masa arus balik ini, kami telah melaksanakan one way kurang lebih 6 kali. Untuk hari ini sendiri, kami hanya memberlakukan satu kali penarikan arus. Sisanya, kami menerapkan sistem sepenggal jarak jauh dari arah Malangbong sejak pukul 16.00 WIB guna menjaga ritme kendaraan," jelasnya.

AKP Riki menambahkan bahwa puncak arus balik di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota dipastikan telah terlewati pada Senin (23/3/2026) kemarin. Hal ini seiring dengan jadwal masuk kerja pegawai negeri (ASN), karyawan BUMN, hingga sektor pabrik yang dimulai pada Rabu esok.

Meski Operasi Ketupat Lodaya 2026 dijadwalkan berakhir pada Rabu (25/3/2026), pihak kepolisian tidak lantas menarik seluruh personel dari jalur. Mengingat masih adanya masa libur sekolah, Polres Tasikmalaya Kota akan melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

"Operasi resmi berakhir tanggal 25 Maret. Namun, dari tanggal 26 hingga 28 Maret, kami akan melaksanakan KRYD. Fokusnya adalah mengantisipasi pergerakan wisatawan dan pemudik yang baru akan kembali saat masa libur sekolah berakhir pada Senin mendatang," pungkas AKP Riki.

Dengan skema ini, petugas tetap disiagakan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di Jalur Gentong untuk menjamin keamanan masyarakat hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik benar-benar tuntas.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement