Ikuti Kami :

Disarankan:

Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas MI Nurul Falah Bungursari, Diky Candra: Ini Menjadi Semangat Baru!

Rabu, 07 Januari 2026 | 15:10 WIB
Watermark
Resmikan Rehabilitasi Ruang Kelas MI Nurul Falah Bungursari, Diky Candra: Ini Menjadi Semangat Baru!. Foto: Tian K.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, meresmikan rehabilitasi ruang kelas belajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah yang berlokasi di Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Rabu (7/1/2026) siang.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, meresmikan rehabilitasi ruang kelas belajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Falah yang berlokasi di Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Rabu (7/1/2026) siang.

Peresmian tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya H. Agus Buhori, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, mantan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh Faruk Rozi, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya Habib Qosim Nurwahab, Ketua PC GP Ansor, Ketua PGM Kota Tasikmalaya sekaligus Sekjen PGM Pusat Asep Rijal Asyari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Diky Candra berharap rehabilitasi ruang kelas tersebut dapat meningkatkan kenyamanan dan semangat belajar para siswa, serta motivasi para guru dalam menjalankan proses pembelajaran.

“Mudah-mudahan dengan direhabilitasinya MI ini, anak-anak bisa lebih nyaman belajar, semakin semangat menimba ilmu. Begitu juga para guru, semakin bersemangat dalam memberikan ilmu kepada anak-anak,” ujar Diky.

Diky juga menyatakan kesiapannya untuk turut memperjuangkan peningkatan sarana dan prasarana madrasah di Kota Tasikmalaya hingga ke tingkat pemerintah pusat, jika diperlukan.

“Ajak kami ke pusat, hayu kita berbarengan. Saya siap. Siapkan data dan foto-fotonya, supaya bisa kita presentasikan kondisi riil di lapangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, ke depan para camat dan lurah diharapkan dapat memetakan potensi serta kekurangan di wilayah masing-masing melalui agenda pra-musrenbang, termasuk kondisi sarana pendidikan.

“Ujungnya, mudah-mudahan madrasah ibtidaiyah di Kota Tasikmalaya bisa semakin baik dan layak untuk kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Meski madrasah berada di bawah kewenangan Kementerian Agama, Diky menegaskan bahwa peserta didik dan tenaga pendidiknya merupakan warga Kota Tasikmalaya, sehingga tetap menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

“Mereka mendidik anak-anak Kota Tasikmalaya. Gurunya pun tidak bisa dilepaskan dari peran pemerintah daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya H. Agus Buhori menyampaikan apresiasi atas bantuan rehabilitasi yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

“Bantuan ini memang tidak mencakup seluruh kebutuhan madrasah, tetapi difokuskan pada bagian yang paling penting dan mendesak. Alhamdulillah, MI Nurul Falah bisa mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” ungkap Agus.

Ia berharap, madrasah ibtidaiyah lain di Kota Tasikmalaya yang kondisinya belum layak dapat segera menyusul mendapatkan rehabilitasi.

“Mudah-mudahan bisa dibantu satu per satu dan diselesaikan. Jangan berhenti hanya di Kampung Cipeuteuy saja,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement