Ikuti Kami :

Disarankan:

RW 14 Gunungceuri Tasikmalaya Bangun Kemandirian Warga Lewat KWT, Pojok Baca hingga Ambulans

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:44 WIB
RW 14 Gunungceuri Tasikmalaya Bangun Kemandirian Warga Lewat KWT, Pojok Baca hingga Ambulans
RW 14 Gunungceuri Tasikmalaya Bangun Kemandirian Warga Lewat KWT, Pojok Baca hingga Ambulans. Foto: NewsTasikmalaya.com/Heru Rukanda

Berbagai inovasi berbasis swadaya masyarakat terus dikembangkan di Kampung Gunungceuri 1, RW 14, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Berbagai inovasi berbasis swadaya masyarakat terus dikembangkan di Kampung Gunungceuri 1, RW 14, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. 

Mulai dari penguatan ketahanan pangan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), penyediaan pojok baca, pos kamling, hingga pengadaan ambulans lingkungan, seluruhnya menjadi wujud nyata pemberdayaan warga.

Ketua RW 14 Gunungceuri, Komarudin, mengatakan bahwa pengembangan wilayah dilakukan dengan menekankan kejelasan program serta pemanfaatan sumber daya yang ada agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satu program unggulan adalah KWT Tugu Hijau yang baru berjalan sekitar tiga bulan. Meski tergolong baru, kelompok ini sudah menunjukkan perkembangan positif.

“KWT Tugu Hijau memiliki rumah bibit dan sudah menanam berbagai komoditas seperti cabai, sawi, terong, melon, tomat, hingga budidaya bioflok. Ini bagian dari upaya kami mengubah lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi lebih bermanfaat,” ujar Komarudin, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong ketahanan pangan dan optimalisasi lahan. Meski pada awalnya menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sarana dan pengalaman, warga tetap berupaya membangun sistem pertanian yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.

Selain sektor pertanian, RW 14 juga memiliki Pojok Baca yang dilengkapi buku bantuan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan literasi warga, khususnya anak-anak dan remaja.

Di bidang keamanan dan sosial, warga secara swadaya membangun Pos Kamling sebagai pusat kegiatan ronda malam dan menjaga kondusivitas lingkungan. Tak hanya itu, RW 14 juga mengupayakan pengadaan ambulans lingkungan untuk membantu kebutuhan darurat warga, terutama dalam kondisi sakit atau kebutuhan medis mendesak.

Inovasi lain yang cukup menarik adalah keberadaan Pojok Rokok, yang disediakan sebagai ruang khusus bagi perokok agar tidak mengganggu kenyamanan warga lain, khususnya anak-anak dan perempuan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang tertib dan sehat.

Komarudin menegaskan, bahwa seluruh program tersebut lahir dari semangat kebersamaan dan gotong royong warga. Pihaknya terus mendorong partisipasi aktif masyarakat agar setiap program berjalan berkelanjutan.

“Kami berusaha memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada dan memberdayakan masyarakat agar bisa mandiri. Harapannya, RW 14 bisa menjadi lingkungan yang produktif, aman, dan nyaman bagi semua warga,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement