TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Jawa Barat Densus 88 AT Polri terus menggencarkan pendekatan humanis di bulan suci melalui program Safari Ramadan. Pada Senin (9/3/2026), kegiatan bertajuk "Kolaborasi Ramadhan Berkah" ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Alam Tahfidz Hamalatul Qur'an, Kampung Cikadu, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
Acara yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB ini dihadiri langsung oleh Kasatgaswil Jabar Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Bogiek Sugiarto, SH., SIK., MH., beserta jajaran personel dari wilayah Priangan Timur, di antaranya Kompol Wahyono sebagai Pamenwas Priangan Timur, IPDA Kurniawan Eko sebagai Katim Priangan Timur, beserta anggota. Kehadiran tim disambut hangat oleh Ketua Pondok Pesantren, Ustaz Cecep Iwan Ridwan, S.Th.I., M.Pd., C.PE., bersama para guru, tokoh masyarakat, serta puluhan santri.
Dalam rangkaian acara tersebut, Kapolsek Manonjaya AKP Soni Alamsyah, SH, memberikan pembekalan penting bagi para santri. Ia menekankan bahwa santri adalah generasi penerus yang harus memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, iman, dan karakter.
"Kami sangat bangga hadir di tengah para santri. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh karena ilmu adalah bekal membangun bangsa. Jaga akhlak, jauhi perbuatan melanggar hukum, dan jadilah generasi yang mencintai tanah air serta menjaga persatuan," pesan AKP Soni dalam sambutannya.
Ketua Pondok Pesantren, Ustaz Cecep Iwan Ridwan, dalam tausiyahnya menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya rasa syukur. Ia menjelaskan bahwa syukur harus diwujudkan dalam tiga hal: hati yang meyakini nikmat Allah, lisan yang memuji-Nya, dan perbuatan yang bermanfaat bagi sesama.
"Mari kita gunakan nikmat yang Allah berikan untuk hal-hal baik, seperti belajar dengan tekun dan membantu sesama. Dengan bersyukur, hati akan tenang dan Allah akan melimpahkan lebih banyak kebaikan," tutur Ustaz Cecep di hadapan sekitar 100 peserta yang hadir.
Kegiatan Safari Ramadan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Satgaswil Jabar, Mitra Cegah Bhabinkamtibmas, serta stakeholder terkait. Selain sebagai sarana silaturahmi, acara ini bertujuan memberikan edukasi preventif untuk menangkal paham-paham yang dapat memecah belah bangsa (IRET) di lingkungan pendidikan agama.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat memasuki waktu berbuka puasa yang dilanjutkan dengan Salat Maghrib, Isya, dan Tarawih berjamaah. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kuatnya komitmen antara aparat keamanan dan lembaga pendidikan dalam menjaga kedamaian dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).