IJTI Audiensi dengan KSP, Dorong Regulasi Tegas dan Penguatan Kompetensi Jurnalis di Era Digital
Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Staf Presiden, M Qodari, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Disarankan:
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Kabar duka menyelimuti dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/4/2026) dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Almarhum wafat akibat serangan jantung di usia 54 tahun.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menghadiri acara deklarasi peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR, Jakarta, pada Jumat (17/4/2026) malam.
Usai kegiatan, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat. Namun sekitar pukul 21.00 WIB, ia tiba-tiba mengalami kondisi darurat dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah.
Almarhum kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil diagnosis, ia mengalami serangan jantung, yang juga berkaitan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya.
Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk penanganan lanjutan. Namun dalam proses tersebut, nyawa almarhum tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.
Sosok Jurnalis dan Organisatoris
Kepergian Zulmansyah Sekedang menjadi kehilangan besar bagi komunitas pers Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah, komunikatif, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.
Rekam jejaknya di PWI terbilang panjang dan penuh kontribusi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027), Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023, hingga dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum PWI Pusat pada masa transisi organisasi.
Selain itu, ia juga sempat menjabat sebagai Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB), sebelum akhirnya dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat melalui Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat.
Dalam perjalanan organisasinya, Zulmansyah dikenal sebagai figur pemersatu yang berperan penting dalam mengakhiri dualisme kepengurusan di tubuh PWI Pusat.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami kehilangan salah satu kader terbaik yang selalu total dalam bekerja untuk organisasi. Semangat dan dedikasi beliau akan selalu kami kenang,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Keluarga besar PWI mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Kepergian Zulmansyah Sekedang meninggalkan duka mendalam sekaligus jejak pengabdian panjang bagi dunia jurnalistik Indonesia.
Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Staf Presiden, M Qodari, di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pemerintah Kota Tasikmalaya didorong untuk segera menyiapkan lahan guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat.
JNE sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai The Most Innovative Digitalization of Logistics and Courier Service 2026 dalam ajang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan JNE dalam meningkatkan kualitas layanan melalui transformasi digital yang masif dan inklusif.