Ikuti Kami :

Disarankan:

Soal Kasus Penganiayaan dan Perundungan Remaja Perempuan di Tasikmalaya, Begini Kata Wali Kota

Senin, 08 Desember 2025 | 13:18 WIB
Soal Kasus Penganiayaan dan Perundungan Remaja Perempuan di Tasikmalaya, Begini Kata Wali Kota
Soal Kasus Penganiayaan dan Perundungan Remaja Perempuan di Tasikmalaya, Begini Kata Wali Kota. Foto: Tian K.

LK (16), remaja asal Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, menjadi korban penganiayaan dan perundungan oleh sejumlah temannya pada Jumat (5/12/2025). Video kekerasan tersebut kemudian viral di media sosial setelah diunggah oleh warganet dan memicu kecaman luas.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - LK (16), remaja asal Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, menjadi korban penganiayaan dan perundungan oleh sejumlah temannya pada Jumat (5/12/2025). Video kekerasan tersebut kemudian viral di media sosial setelah diunggah oleh warganet dan memicu kecaman luas.

Tak lama setelah video itu menyebar, jajaran Resmob Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan empat terduga pelaku pada Sabtu (6/12/2025) malam. Seluruhnya telah dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turut menanggapi kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa penanganan perundungan merupakan tanggung jawab bersama dan menyebut Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) sebagai leading sector dalam penanganan korban.

“Bab perundungan ini PR kita bersama. Untuk penanganan dari DKBP3A itu langsung ditangani,” ujar Viman di Bale Kota, Senin (8/12/2025) pagi.

Viman juga menyoroti kondisi pendidikan korban. LK, yang merupakan lulusan SMP, diketahui ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMA namun terkendala biaya. Terkait hal itu, ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya telah memiliki program untuk membantu anak-anak yang putus sekolah.

“Kalau ada yang putus sekolah pasti kita fasilitasi. Nanti Disdik akan mengakomodir hal tersebut dan berkoordinasi dengan provinsi untuk bersekolah di SMA,” jelasnya.

Hingga kini, proses penyelidikan dan pendampingan terhadap korban masih berlangsung di bawah koordinasi DKBP3A dan Polres Tasikmalaya Kota.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement