TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, tiga unit rumah di Kampung Singabarong, Desa Bojonggaok, Kecamatan Jamanis, ludes terbakar dalam insiden yang terjadi pada Minggu siang (20/7/2025).
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tasikmalaya dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membesar dengan cepat. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama beberapa jam hingga api benar-benar dapat dikendalikan.
Komandan Regu 2 Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Aam Gunawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa kebakaran menghanguskan satu ruko dan dua rumah milik warga.
“Bangunan yang terbakar terdiri dari satu ruko SRC dua lantai ukuran 13x19 meter beserta seluruh isi barang dagangan, satu rumah ukuran 9x8 meter beserta isinya, dan satu rumah dua lantai ukuran 8x4 meter yang mengalami kerusakan sekitar 30 persen,” ujar Aam.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari alat pengecasan (charger) ponsel yang kemudian menyambar barang dagangan klontong dan gas elpiji di dalam ruko.
“Sumber api berasal dari korsleting listrik casan HP, menyambar barang-barang mudah terbakar dan gas elpiji,” jelas Aam.
Kerugian material dari kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Rinciannya:
1. Ruko SRC milik Sandi: Rp400 juta
2. Rumah milik Eem: Rp250 juta
3. Rumah milik Andri: nilai kerugian belum ditaksir secara pasti
Dalam upaya pemadaman, petugas sempat menghadapi kendala teknis. Salah satu unit pemadam jenis Sentosa mengalami gangguan pada tuas PTO (Power Take Off), yang mempengaruhi operasional pompa air. Selain itu, kurangnya sosialisasi mengenai Call Center Damkar juga menjadi tantangan tersendiri dalam pelaporan awal.
“Kami mengalami sedikit kendala pada unit Sentosa yang bermasalah di bagian tuas PTO. Namun dengan bantuan TNI-Polri, Redkar, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB), dan perangkat desa, api berhasil kami padamkan,” tutup Aam.