Ikuti Kami :

Disarankan:

Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan, Unsil Dorong Pencegahan Balita Underweight di Kota Tasikmalaya

Senin, 29 September 2025 | 08:01 WIB
Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan, Unsil Dorong Pencegahan Balita Underweight di Kota Tasikmalaya
Tingkatkan Kapasitas Kader Kesehatan, Unsil Dorong Pencegahan Balita Underweight di Kota Tasikmalaya. Foto: Istimewa

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, Sabtu (27/9/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya menggelar Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Kelurahan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari, Sabtu (27/9/2025).

Kegiatan ini mengusung tema Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan untuk Percepatan Integrasi Layanan Primer (ILP) dalam Pencegahan Balita Underweight di Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, tim Unsil menyerahkan berbagai bantuan alat kesehatan berupa timbangan bayi digital, timbangan dewasa, alat ukur panjang badan bayi, stadiometer, alat pengukur tekanan darah, serta pita lingkar lengan atas (LILA).

Bantuan ini diserahkan kepada Posyandu Harapan Bunda dan Posyandu Mekarsari yang sebelumnya belum memiliki sarana memadai. Langkah ini diharapkan memperkuat peran posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang balita serta mendukung percepatan implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP).

Sosialisasi dan Pendampingan Praktis

Acara diawali dengan sambutan dari pihak kelurahan dan tim Unsil, dilanjutkan dengan prosesi serah terima alat kesehatan kepada kader posyandu. Selanjutnya, dosen Kesehatan Masyarakat Unsil memberikan sosialisasi penggunaan alat kesehatan kepada kader.

Tim dosen diketuai oleh Rian Arie Gustaman, S.K.M., M.Kes., dengan anggota, Andik Setiyono, Meita Tyas Nugrahaeni, Kharisma Nurul Fazrianti Rusman, Wulan Tri Yutanti, dan Mohamad Ali Andrias.

Rian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas kader kesehatan.

“Dengan adanya alat dan sosialisasi ini, kami berharap kader lebih terampil melakukan deteksi dini masalah gizi balita, sehingga pencegahan kasus underweight bisa lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Materi yang disampaikan mencakup kalibrasi timbangan bayi dan dewasa, standar pengukuran panjang badan bayi menggunakan infantometer, tinggi badan balita dengan stadiometer sesuai ketentuan Permenkes, cara membaca tensimeter digital, serta penggunaan pita LILA untuk deteksi dini risiko gizi buruk pada ibu hamil dan balita.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui simulasi, praktik langsung, dan sesi tanya jawab. Para kader diberi kesempatan mencoba setiap alat di bawah bimbingan tim dosen.

“Dengan cara ini, kader tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil secara praktis sehingga mampu menghasilkan data pengukuran yang akurat,” tambah Rian.

Apresiasi Kader dan Pemerintah Kelurahan

Ketua Kader Kelurahan Tamanjaya, Kurnia, menyampaikan apresiasi atas dukungan Unsil. “Bantuan ini bukan hanya melengkapi sarana posyandu, tetapi juga memperkuat semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan warga,” ucapnya.

Menurutnya, alat ukur yang lengkap akan membantu kader posyandu lebih akurat dalam memantau tumbuh kembang balita sekaligus mendukung pencegahan masalah gizi sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Universitas Siliwangi menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam memperkuat layanan kesehatan primer. Upaya ini diharapkan mendukung terwujudnya masyarakat sehat, mandiri, dan berdaya di Kota Tasikmalaya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement